oleh

10 Ribu Mangrove Ditanam di PIK, Cegah Abrasi Teluk Jakarta

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan AEON Environtmental Foundation menggelar penanaman pohon mangrove di Pantai Indah Kapuk (PIK), Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/7). 10 ribu pohon yang ditanam bertujuan mencegah abrasi (pengikisan) di Teluk Jakarta.

Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Mungkasa mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian 60 tahun kerja sama Indonesia dengan Jepang dalam bidang lingkungan hidup. Tak sekadar seremonial, kerja sama dibuktikan dengan adanya aksi nyata mitigasi (mengurangi dampak bencana) dan adaptasi perubahan iklim.

“Kita ketahui bahwa mangrove dapat mencegah abrasi. Terutama agar itu tidak terjadi di Jakarta,” kata Oswar, saat ditemui di PIK, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/7).

Ungkapan terima kasih disampaikannya kepada 1.000 relawan yang 500 orang di antaranya berasal Jepang. Kehadirannya bukan sekadar pelesiran, namun untuk kepedulian terhadap lingkungan di Jakarta.

“Ke depannya tentu hubungan kerja sama ini akan terus berlanjut hingga 2020 nanti,” jelasnya.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau menerangkan, mangrove sangat berdampak positif bagi lingkungan pesisir Jakarta. Kegiatan ini menjadi contoh pentingnya menjaga lingkungan hidup.

“Yang penting ini (mangrove) harus dijaga bersama agar bisa mencegah abrasi di pesisir Jakarta,” terangnya.

Sementara CEO AEON Co, Motoya Okada memaparkan, kegiatan ini merupakan rangkaian hubungan kerja sama sejak periode 2011-2013 dan 2018 dengan total 76 ribu Mangrove yang ditanam di lokasi yang sama.

Program ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan hidup yang nantinya akan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Hingga saat ini, mangrove yang ditanam terpelihara dengan baik dan selalu dipantau oleh kami (AEON Environtmental Foundation),” tutupnya. Tjl

Komentar

News Feed