oleh

Benteng Vredeburg, Wisata Edukasi yang Wajib Dikunjungi di Kota Yogyakarta

Yogyakarta, faktapers.id – Benteng Vredeburg Yogyakarta masih menjadi idola sebagai salah satu obyek wisata yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Kota Gudeg. Hal itu terlihat dari pengunjung yang masih ramai, begitu antusias meski di hari biasa atau weekdays sekalipun.

Berdasarkan pantauan faktapers.id, Selasa (9/7/19), benteng peninggalan sejarah kolonial Belanda ini ramai dikunjungi oleh pengunjung. Bukan hanya datang dari Yogyakarta dan sekitarnya saja, melainkan banyak pengunjung yang berasal dari berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya pun kerap berwisata di tempat ini.

Bahkan, tak jarang wisatawan mancanegara pun berkunjung ke benteng yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 6, Yogyakarta ini.

Benteng Vredeburg,

Seperti Umar Abdul Aziz, pengunjung asal Jakarta, mengatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali berkunjung ke Yogyakarta, dan selalu mengagendakan kunjungan ke Benteng Vredeburg. “Sudah 3 kali ke Benteng ini, dan tahun ini  mengajak serta anak-anak saya,” ungkap Umar kepada faktapers.id, Selasa (9/7/19).

Umar menjelaskan, Benteng Vredeburg merupakan salah satu obyek wisata edukasi yang memiliki sejarah panjang yang menjadi aset penting peninggalan sejarah. “Benteng ini kan memang tempat yang cocok untuk memberikan edukasi kepada anak-anak untuk mengenal sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, serta bisa mengenalkan kepada mereka bagaimana para founding father kita mempertahankannya,” terang dia.

Selain itu, kata dia, orang tua yang ingin menamakan nilai-nilai Pancasila kepada anaknya juga wajib berkunjung ke benteng ini. “Setelah mereka mengenal para pendahulunya pasti kan ada rasa untuk mempertahankan ideologi yang sudah dibentuk dari dulu,” tuturnya.

Edukator Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Muri Kurniawati, S.Ip., M.A

Sementara itu, Edukator Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Muri Kurniawati, S.Ip., M.A menyebut bahwa wisatawan yang datang akan mengalami lonjakan setiap hari libur nasional atau libur sekolah. “Weekdays ada sekitar 1.000-an pengunjung setiap harinya, sementara itu kalau weekend mengalam lonjakan, yakni sebanyak 2.000 orang,” sebut Muri saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (9/7/19). Ilham

Komentar

News Feed