oleh

Berenang Bersama Dua Temannya, Seorang Siswa SD Tenggelam di Sungai Kedang Pahu

Kutai Barat, faktapers.id – Seorang bocah perempuan, Nabila yang baru berusia 8 tahun, merupakan murid salah satu Sekolah Dasar (SD), tenggelam dan ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di Sungai Kedang Pahu (Anak Sungai Mahakam), RT 03 Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kaltim, Minggu (28/7/19) sekira pukul 11.00 Wita.

Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan SIK MH, melalui Kasubbag Humas Iptu Andi Nonci dalam pesan singkat WhatsApp yang diterima wartawan di Sendawar, menjelaskan kronologis kejadiannya. Awalnya korban (Nabila) bersama dua temannya yang sama-sama perempuan mandi sejak pukul 08.00 Wita di tepi Sungai Kedang Pahu.

“Yaitu di jamban milik warga bernama Jalil. Setelah selesai mandi bersama dipinggir sungai Kedang Pahu, Nabila menyuruh kedua temannya tersebut naik (pulang) duluan. Kedua temannya melihat Nabila masuk kedalam jamban (WC/Kakus) dan pintu jamban ditutup oleh Nabila,” urai Andi Nonci.

“Kemudian Rosita dan Virna meninggalkan Nabila sendiri di jamban tersebut. Setelah itu keduanya bertemu denga orang tua Nabila yang langsung menanyakan keberadaan Nabila. Keduanya menjawab bahwa Nabila masih ada di jamban,” tukas Iptu Nonci.

Dipaparkan Iptu Nonci, setelah mendengar jawab dari kedua teman anaknya, orang tua Nabila turun ke jamban untuk menyuruh anaknya naik (pulang) kerumah. Namun setelah dipanggil berulang, tidak ada jawaban dari Nabila.
“Dicek ke dalam WC di jamban tersebut, ternyata Nabila sudah tidak ada didalamnya,” ujarnya.

“Saat itu juga orang tua Nabila dan masyarakat sekitarnya langsung melakukan pencarian. Tepat pukul 11.00 Wita korban yang tenggelam dialam Sungai Kedang Pahu baru ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia,” tambah Andi Nonci.

Terkait hal itu, Polsek Muara Pahu Polres Kubar masih melakukan penyelidikan penyebab kematian korban Nabila yang merupakan anak dari Abdul Rahman (38) warga Kampung Tanjung Laong. Juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Setelah ditemukan dari dalam Sungai Kedang Pahu, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit untuk dilakukan Visum Et Revertum,” pungkasnya. Iyd

Komentar

News Feed