Kamis, April 15, 2021
BerandaSumateraBupati Pesibar Hadiri Launching Bantuan Pangan Non Tunai

Bupati Pesibar Hadiri Launching Bantuan Pangan Non Tunai

Pesibar, faktapers.id  – Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H, menghadiri acara launching penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT), Kabupaten Pesisir Barat tahun 2019, di gedung serba guna (GSG) Selalaw Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (24/7/19).

Turut hadir pada acara tersebut Kadis Sosial, anggota dewan Pesisir Barat Basis Efendi, para Kepala OPD, Wakapolsek pesisir tengah, pimpinan cabang BRI Liwa Ayub Burhan, para camat, dan peratin se- Kecamatan Pesisir Tngah.

Dalam laporan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat Hi.Marzuki, S.Ag., S.Pd., MM, menyampaikan bahwa bantuan pangan non tunai (BPNT) ini adalah, program pemerintah kelanjutan dari program – program penyaluran bantuan sebelumnya, program ini tentunya mempunyai tujuan agar masyarakat yang menerima bantuan ini lebih sejahtera.

Kegiatan launching bantuan pangan non tunai (BPNT) tersebut,  merupakan perubahan dari bantuan beras sejahtera (Rastra) ke bantuan pangan non tunai (BPNT) dengan pola KPM menggunakan kartu e-warung, yang ditukar dengan beras dan telur sesuai dengan keperluan di warung atau di tempat yang telah disediakan, dengan adanya kegiatan bantuan pangan non tunai (BPNT) agar penyaluran Bantuan Sosial pangan sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran.dengan jumlah penerima se pesiair barat 11686 KPM.

Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa program bantuan pangan non tunai (BPNT) ini merupakan program baru dari pemerintah pusat maka diperlukanlah sosialisasi untuk penggunaan bantuan non tunai.

“Dimana program yang terdahulu adalah selalu bantuan dalam bentuk tunai oleh karenanya, ini merupakan evaluasi dari pemerintah pusat agar benar – benar tepat guna dan tepat waktu dan sasarannya,” jelas dia.

Bupati menekankan kepada semua petugas penyalur bantuan mengenai semua program, “ yang namanya bantuan, apalagi ini program dari kementerian adalah program yang harus kita salurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerimanya, beri pendampingan, termasuk pelatihan ini dikarenakan akan timbul banyak sekali pertanyaan dari masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan ini saya berpesan, kepada seluruh peratin beserta jajarannya supaya bekerjasama dan turut serta membantu memberikan informasi , apakah lewat pertemuan warga atau sarana lainnya, agar masarakat lebih memahami tentang bantuan non tunai ini,” tandasnya.

Bupati juga berharap, program ini mempunyai hasil sehingga dari tahun ke tahun jumlah penerima bantuan bisa berkurang.

“Ini merupakan harapan kita semua khususnya saya selaku bupati, karena program pemerintah adalah untuk memberdayakan masyarakat dengan segala kekuatan potensi lokal  yang kita miliki sehingga, peningkatan ekonomi kerakyatan bisa tercapai secara merata.

Bupati juga minta kepada masyarakat untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif, yang bisa meningkatkan perekonomian yang pada gilirannya kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat.

“Jadi ibu bapak bukan lagi menjadi penonton yang hanya menunggu dan menerima bantuan saja, tetapi kita harus menjadi pelaku untuk kemandirian menuju kesejahteraan, karena didalam agama islam juga disebutkan bahwa tangan diatas lebih baik dari pada tangan di bawah,” tutup bupati. Edi

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments