oleh

Embun Beku di Hamparan Pasir Bromo Bikin Banyak Wisatawan Penasaran

Jakarta, faktapers.id – Munculnya fenomena embun beku di kawasan wisata Bromo meningkatkan jumlah pengunjung. Bahkan hingga 4 kali lipat.

Berdasarkan pantauan, jalur menuju kawasan wisata Bromo dari Desa Sukapura hingga Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo sempat macet. Titik kepadatan terjadi di kawasan Cemoro Lawang.

Jalur dari pintu Probolinggo itu dipadati kendaraan roda dua dan empat. Tercatat, turis lokal datang dari beberapa daerah. Di antaranya Jember, Surabaya, dan Banyuwangi. Namun setelah petugas dari Satlantas Polres Probolinggo datang, kepadatan kendaraan mulai terurai.

Perlu diketahui, Cemoro Lawang merupakan salah satu jalur menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jalur itu menjadi jalan favorit karena yang terdekat menuju kawah Gunung Bromo. Kawasan ini juga memiliki fasilitas pendukung paling lengkap di sekitar Bromo. Yakni hotel, restoran, maupun home stay.

Sejatinya ada empat jalur menuju ke Gunung Bromo. Antara lain dari Malang melalui Desa Ngadas, dari Pasuruan melalui Tosari, dari Lumajang melalui Desa Burno, dan dari Probolinggo melalui Desa Cemoro Lawang.

Sejak fenomena embun beku hadir setiap pagi di Bromo, pengunjung meningkat empat kali lipat. Terutama pada akhir pekan dan karena masih musim libur sekolah. Wisatawan memilih datang pada pagi hari untuk merasakan suhu di bawah nol hingga minus empat derajat celsius.

Seperti diberitakan sebelumnya, frost atau embun beku menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan TNBTS. Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang, Lautan Pasir Gunung Bromo, dan kawasan Bukit Penanjakan. uaa (detikcom)

Komentar

News Feed