oleh

Ingkar Janji, User Mendatangi Developer

Maros, faktapers.id – Sejumlah user PT Amanah Rezkyta Indonesia mendatangi kantor pemasaran perumahan yang akan di bangun di sekitaran BatangAse Desa Bonto Matenne, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Sabtu (12/7/19).

Kedatangan sejumlah user menuntut developer perumahan yang dikreditkan PT Amanah Syariah Rezkyta Indonesia sampai saat ini belum ada terlihat secara fisik bangunan perumahan yang dijanjikan. Sementara angsuran tetap berjalan.

Romansyah Talib

Salah satu user, Romansyah Talib mengutarakan dirinya mengetahui kalau perumahan tersebut yang di tawarkan PT Amanah Syariah Rezkyta Indonesia bermasalah dari user lainnya dan pihak developer. Sebab lahan tanah yang ingin di bangun perumahan, rupanya belum terbayarkan secara merata.

Namun ironisnya pada saat sejumlah user menemui pihak developer di kantor pemasaran PT Amanah Syariah Rezkyta Indonesia, menyatakan pihaknya hanya dapat menjajikan akan di bangunkan unit masing-masing user rumah sesuai blok yang di pilih para user, di lain lokasi.

Menurut Roman itu menyalahi prosedur sesuai perjanjian yang diterapkan oleh pihak Developer pada pengajuan perjanjian akad kontrak.

Roman menjelaskan, ia sengaja mengambil perumahan PT Amanah syariah Rezkyta Indonesia, karena dianggap selama ini masih mengontrak rumah. Dan harapan besar ingin mempunyai rumah impian selain itu juga dekat dengan tempat ia bekerja.

Namun Roman menolak opsi yang diberikan pada pihak developer, karena opsi yang diberikan sangat tidak logis.

“Pada perjanjian kami akan di bangunkan unit rumah pada perumahan yang berlokasi dia Desa Bonto Matenne, Mecamatan Mandai. Namun opsi di berikan lokasinya perumahan di Carangki, Kecamatan Tanralili,” ungkapnya.

Harapan Roman jika memang perumahan di janjikan bermasalah, maka para user meminta kembali dana yang pernah mereka setor sebagai dana partama DP aan angsuran melalui management yang ditentukan pihak developer PT Amanah syariah Rezkyta Indonesia. Hamzan

Komentar

News Feed