oleh

Mapera Unjuk Rasa Kecam Kebijakan Pelni Sulsel

Makassar, faktapers.id – Massa yang tergabung dalam Mahasiwa Peduli Rakyat (Mapera) Nusantara melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Pelni Pusat Sulawesi Selatan, Rabu (31/7/19). Aksi itu dilakukan karena Pelni mengeluarkan kebijakan yang dinilai meresahkan masyarakat sebagai penumpang kapal laut.

Selain itu, massa juga mengecam pihak Pelni atas kecelakan penumpang kapal KM Tilongkabila Makassar tujuan Bima yang tidak pernah ditindaklanjuti.

“Kami selaku mahasiswa menyayangkan kebijakan pihak Pelni yang tidak pro terhadap rakyat, yang ingin bepergian melalui kapal laut. Dalam aturan Pelni mengimbau calon penumpang membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan. Secara pengkajian kami, berarti jika ada yang melakukan perjalanan secara mendadak tidak akan mendapatkan tiket,” kata Jendral lapangan, Ermen dalam orasinya.

“Kami menilai kebijakan Pelni sangatlah plin-plan, dan ada kejadian kecelakaan penumpang dalam perjalanan tidak pernah ditangani,  dan bahkan tidak diketahui. Ini sangat salah besar,” lanjutnya.

Sedangkan menurut Manajer Administrasi pihak Pelni, Waskar mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendengar laporan terkait kejadian kecelakaan tersebut.

“Seharusnya dilaporkan. Maka ,percayakan kepada kami bahwa kami akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut dan berkaitan dengan aturan yang dikeluarkan untuk tanggal 1 Agustus 2019, memang kami imbaukan untuk memesan tiket lebih awal karena tidak ada lagi tiket untuk non set, dan semuanya kami perbaiki serta mengucapkan terima kasih kepada anggota Mapera yang telah mengingatkan kami,” ujar Waskar.

Aksi tersebut berjalan dengan baik, usai berdiskusi dengan pihak Pelni, sejumlah massa aksi pun pulang ke kediaman masing-masing dengan tertib. Anchank

Komentar

News Feed