Minggu, Juli 25, 2021
BerandaJawaPembangunan Lapangan di Desa Rata Wangi Menuai polemik...!!!

Pembangunan Lapangan di Desa Rata Wangi Menuai polemik…!!!

Ciamis, faktapers.id – Berdasarkan informasi dari beberapa sumber yang layak dipercaya, pada Selasa (9/7/2019), terungkap bahwa pembangunan lapangan di Desa Rata Wangi, Kecamatan Banjar Sari, Kabupayen Ciamis saat menjadi polemik. Karena masyarakat mempertanyakan proses pembangunannya.

Menurut sumber pembngunan lapangan tersebut dalam pengerjaannya menggunakan alat berat atau Beko selama tujuh hari.

“Semua pekerjaan tidak mengunakan manual, tapi semua pakai alat berat,” ujar seorang warga.

Menanggapi polemik itu, Ketua lembaga Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kabupate Ciamis, Hardedi Suharto menyayangkan kalau memang pembangunan tersebut dari sumber anggarannya Dana Desa (DD), dimana sesuai Pepres, bahwa penggunaan DD harus di arahkan untuk pemberdayaan PKT (padat karya tunai). Meskipun kalau harus pakai tenaga ahli atau alat berat.

“HOK nya tetap harus di jalankan sesuai UUD tentang desa,” tandas tutur Ketua BPBN-Ciamis kepada faktapers.id, Sabtu (13/7/2019), di kediamannya.

Untuk mengklarifikasi tim media kemudian mengkonfirmasi ke desa Rata Wangi, Kecamatan Banjar Sari, Kabupaten Ciamis yang langsung di terima Sekdes.

Ia membenarkan adanya pembangunan lapangan. “itu betul tahap 1 dari DD dana desa untuk pembangunan lapangan, dengan anggaran Rp.116 315 000 itu pakai alat berat. sementara HOK itu untuk jaga alat berat 7 orang per malam dan siangnya. Alat berat itu pun untuk menggelar tanah selama durasi hari 15, dengan jumlah tenaga kerja HOK 465 hari. Jumlah total anggaran sebesar Rp.31.415.000,” jelas Sekdes.

Akan tetapi apa yang dikatakan Sekdes sungguh sangat berbeda dengan penjelasan warga sekitar yang mengatakan seharusnya si penerima manfaat dari HOK itu adalah warga sekitar.

Dan yang lebih eronisnya lagi menurut warga dan sumber faktapers.id, dugaan anggaran HOK sebesar Rp.31.451.000 tidak sesuai dengan apa yang telah di laksanakan di lapangan.

“Kami berharap tim pendamping harus turun mengawasi program dana desa (dd) yang di laksanakan untuk pembangunan lapangan,” tandasnya.

Dan pemerintah Kabupaten Ciamis para OPD terkait dan Inspekktorat juga harus turun mengawasi pembangunan yang kini jadi polemik di Desa Rata Wangi, Kecamatan Banjar Sari, Kabupaten Ciamis,” pungkas mereka. Dedi Irvan.

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments