oleh

Peresmian Rumah Al-Qur’an Tajurhalang, Mencetak Penghafal-penghafal Al-Qur’an

Foto: pengguntingan pita sebagai tanda secara resmi dibukanya Rumah Al-Qur’an ICM (RAI)

Kabupaten Bogor, faktapers.id – Kades Tajurhalang bersama Alim Ulama dan Tokoh Pendidikan Islam membuka Rumah Al-Qur’an  di Desa Tajurlahalng,Minggu pagi (30/6/2019) pekan lalu,  di Kp.Kandang Panjang RT 01/06, Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Acara peresmian ini dihadiri Kepala Desa Tajurhalang, Saripudin,S.Ag, Ketua MUI KH.Dimyati,S.Ag, Kanit Binmas Iptu Sugiyanto,  Kasie Kesra Kecamatan Yoga, Divisi Pendidikan Darul Mutaqiin Bayan, Darunnajah Bilad, Para tokoh Alim Ulama dan masyarakat setempat.

Rumah Al-Qur’an Tajurhalang merupakan program penghafalan Al-Qur’an yang ditujukan bagi anak usia 6 tahun hingga 20 tahun yang serius ingin menempa dirinya menjadi seorang pecinta Quran,

Acara dimulai dengan pembacaan Al-Quran,  kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kades Saipudin,S.Ag menyampaikan bahwa rumah Qur’an ini didirikan dengan harapan kedepannya bisa mencetak atau melahirkan para penghafal-penghafal Al-Qur’an. mulai dari anak-anak hingga dewasa.

“Menghafal al Qur’an nampaknya lebih efektif pada usia-usia dini, walaupun pada saat usia dewasa masih tetap terbuka peluang untuk menghafal Al-Qur’an”, ujarnya.

Sebagai Pamungkas dalam sambutannya Kades menyampaikan bahwa rumah al Qur’an ini tidak menggunakan Dana Desa (DD) sepeser pun. “Karena ini merupakan murni wakaf dari donatur kepada pemdes  Desa Tajurhalang untuk dijadikan Rumah Al-Qur’an,” ungkap Saripudin.

Sementara itu  Bayan mewakili Yayasan Pendidikan Daruul Mutaqiin menyampaikan  Yayasan Daruul Mutaqiin bekerjasama dengan pemerintah Desa Tajurhalang ingin melestarikan dan mewariskan serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Karena dengan Al-Quran kita bisa memahami sumber-sumber hukum Islam. Rumah Al Qur’an ini gratis untuk semua para santri yang ingin menimba ilmu di rumah Al Qur’an,” terangnya.

Sedangkan Kasie Kesra Kecamatan Yoga pada kesempatan itu menyampaikan aspirasinya. “Saya sangat apresiasi kepada  Pemdes Tajurhalang, dan berharap  agar rumah Al-Qur’an ini bisa berkembang dan dapat memberikan sosialisai di sekolah-sekolah untuk mengajak siswa-siswi mereka untuk hadir di rumah Al-Qur’an”, ujarnya.

Acara diakhiri dengan ceramah oleh Syaikh Ahmad Isom Abdul Jayyid At-Tamaddi dari Al Azhar Cairo. Dan pengguntingan pita sebagai tanda secara resmi dibukanya Rumah Al-Qur’an ICM (RAI). Sekaligus penandatanganan simbolisasi plang oleh Camat Ranomeeto, serta pembacaan doa oleh Ust. Slamet Syahidin M.Pd.I.  Wawan/Als

Komentar

News Feed