oleh

Relawan Amerika Edukasi Pencegahan Gizi Buruk di Klaten

Klaten, faktapers.id – Puluhan relawan dari Amerika yang bergerak di bidang nutrisi akan mengedukasi warga Klaten selama 10 hari. Program ini dilaksanakan karena mereka menilai kasus gizi buruk (malnutrition) di Indonesia masih dinilai cukup tinggi.

Kegiatan Relawan asing yang tergabung dalam Nutrition Education Ending Malnutrition (NEEM) Amerika Serikat ini dipusatkan di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah . Penyambutan sebanyak 20 relawan nutrisi itu ditempatkan di Obyek Wisata Siblarak desa setempat.

Selain dari Pemerintah Desa Sidowayah, ikut hadir dalam penyambutan para relawan dari Pemerintah Kecamatan Polanharjo dan Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Kabupaten Klaten. Para bule ini disambut dengan tari gambyong sebagai icon budaya tradisonal Bangsa Indonesia.

Koordinator NEEM Amerika Serikat, Marisa (23) tahun mengatakan melalui program ini, warga Indonesia, khususnya di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah akan mendapatkan banyak informasi terkait dengan upaya pencegahan gizi buruk (malnutrition) melalui berbagai kegiatan.

“Kegiatan tersebut seperti edukasi tentang pentingnya gizi bagi semua umur, mulai tingkat anak-anak, dalam edukasi ini Kami juga ingin mengetahui sejauh mana WNI utamanya di Desa ini memandang seberapa penting kecukupan gizi sekaligus pemenuhannya,” kata Marisa.

Ia menjelaskan, setelah mengetahui sejauh mana warga memenuhi kebutuhan gizi keluarganya baru kita sampaikan berbagai konsep dalam mengatasi dan mencegah gizi buruk di Indonesia.

“Kita tidak bermaksud memaksakan program yang kita sampaikan harus dijalankan warga, ayng etrpenting adalah peningkatan kesadaran masyarakat untuk mencegah malnutrition ini,” jelasnya.

Menanggapi keterlibatan relawan asing ikut mengedukasi warga, Kepala Desa Sidowayah Mujahid Jaryanto mengaku senang dengan kehadiran mereka.

Selain guna untuk emningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga, kehadiran mereka juga sebagai sarana untuk promosi wisata di Desa Sidowayah.

“Kalau masalah gizi buruk di Desa ini tidak ada kasus, kita cenderung menerima kehadiran mereka sebagai sarana untuk memperkenalkan salah satu destinasi wisata yang ada di Klaten, hal ini sependapat dengan dari Dinas Pariwisata yang tadi juga ikut menyambut kehadiran para relawan asing tersebut,” ucap Kades. Madi

Komentar

News Feed