Senin, April 12, 2021
BerandaRosyid Arsyad: Infrastruktur Jangan Dijadikan Ladang Korupsi dan Kepentingan Parpol, Harus Ekonomi...
Array

Rosyid Arsyad: Infrastruktur Jangan Dijadikan Ladang Korupsi dan Kepentingan Parpol, Harus Ekonomi Kerakyatan

Jakarta, faktapers.id – Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi dalam pidatonya di acara Visi Indonesia yang berlokasi di Venue Indoor SICC Sentul Bogor, menyebut akan kembali melakukan pembangunan terhadap infrastruktur yang merata di seluruh daerah, tersambung kawasan ekonomi dengan kawasan ekonomi lainnya.

Menanggapi pidato Presiden Jokowi, organ Komite Pedagang Pasar (KPP) relawan militan Jokowi, mengatakan, sangat setuju dengan kembali adanya kelanjutan pembangunan infrastruktur.

Sebab akan terjadi pemerataan secara luas ekonomi kerakyatan, pasti akan banyak tumbuh wirausaha baru, seluruh usaha milik rakyat akan saling menunjang, selain itu juga pembangunan infrastruktur memudahkan akses distribusi pengiriman barang pedagang dan hasil panen petani serta industri lainnya.

“Jika pembangunan infrastruktur berakibat majunya usaha di seluruh wilayah kawasan industri, permukiman, wisata, pertokoan, mall, pasar, dan menjamurnya usaha rumahan, perlu juga diperhatikan akses permodalan, agar semakin meningkat taraf ekonomi rakyat yang berwirausaha,” kata Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad, Senin (15/7/19).

Dia juga mengatakan, dipastikan industri rumahan akan berkembang dan menjamur, dengan adanya keberlanjutan pemerataan pembangunan infrastruktur, ditambah tidak sulitnya perizinan bagi para wirausaha.

“Pak Jokowi berani mencopot pejabat dan membubarkan lembaga atau instansi pemerintah, yang mempersulit perizinan dan yang menghambat masuknya investasi, sehingga sumber daya manusia (SDM) di masyarakat akan tercipta kualitasnya menjadi produktif dan unggul di berbagai sector, baik pekerja, pengusaha, dan yang lainnya,” tegasnya.

Meski begitu, Rosyid juga mengingatkan perlu adanya pengawasan, terhadap pembangunan infrastruktur dan perizinan. Sebab pembangunan infrastruktur dan lembaga instansi pemerintah yang berkaitan dengan perizininan, dinilainya sangat mudah dijadikan ladang korupsi oleh pejabat.

“Cara pengawasannya seperti apa, walau melibatkan lembaga instansi yang bertugas mengawasi, jangan sampai ada celah kongkalikong korupsi bersama-sama dan jangan sampai dijadikan peluang kepentingan politik,” tutupnya. Ibeng

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments