oleh

Tim KPK RI Monev Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Majalengka

Majalengka, faktapers.id – Dalam rangka mengantisipasi pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Komisi  Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) bekerjasama dengan inspektorat Kabupaten Majalengka menggelar Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi pada Pemerintah Kabupaten Majalengka, di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Kamis (27/7/19).

Hadir pada kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Majalengka, Tim Supervisi Bidang Penanganan Korupsi KPK RI, Ketua Deputi Bidang Penanganagan Korupsi Korwil Jawa Barat, para staf ahli, Asisten Daerah Kabupaten Majalengka, Kepala Inspektorat, para Kepala OPD, camat se-Kabupaten Majalengka beserta perwakilan kepala desa dari masing-masing kecamatan, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana mengatakan bahwa sebagaimana diketahui bersama, tindak pidana korupsi yang selama ini terjadi secara meluas tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap sosial dan ekonomi masyarakat secara luas.

“Oleh karena itu pencegahan korupsi mutlak harus dilaksanakan secara konsisten dan menyeluruh. Kegiatan monev ini merupakan wujud dari KPK RI untuk pencegahan korupsi terhadap instansi pemerintah provinsi dan kabupaten kota se-Indonesia,” kata Tarsono.

Lebih lanjut, Tarsono menyampaikan, upaya pencegahan praktik-praktik korupsi harus dilakukan agar visi yang telah ditanamkan dapat terwujud. Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Majalengka senantiasa berkomitmen untuk melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi mulai tahun 2018 kegiatan terdokumentasikan perkembangannya melalui Monitoring Center for Prevention (MCP).

Berdasarkan evaluasi terhadap problem MCP  tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Majalengka memperoleh nilai 60 persen sedikit lebih rendah dari pencapaian rata-rata provinsi Jawa Barat 64 persen.

Hasil evaluasi yang telah teraudit pada tahun 2018 adalah anggaran APBD perencanaan dan penganggaran APBD sebesar 87 persen pengadaan barang dan jasa pelayanan terpadu satu pintu 70 persen kapabilitas Apip 40 persen dan 50 persen dana desa, optimalisasi pendapatan daerah 42 persen aset daerah 97 persen 2018.

“Pada tahun 2019 kami berupaya untuk memperbaiki langkah-langkah pencegahan korupsi dengan menerbitkan keputusan Bupati terkait rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi tersebut.

“Harapan kami kepada para kepala OPD Agar bersungguh-sungguh dan dalam mengikuti kegiatan ini sehingga dapat memetik hasil atau intisari apa yang menjadi tujuan akhir dari kegiatan ini,kegiatan ini jangan dijadikan rutinitas atau hanya formalitas belaka, namun perlu di ketahui dipahami dihayati dan akhirnya ditindaklanjuti tugas dan kewenangan kita masing-masing,” kata dia.

Sementara itu dalam sambutannya perwakilan KPK RI Rusdian, S.H., MM, menjelaskan bahwa kegiatan monev ini merupakan salah satu program pelaksanaan rencana aksi pemberantasan korupsi untuk pemerintah daerah dalam rangka  evaluasi serta penyelamatan dan pendataan aset negara.

Selain itu kegiatan ini pun sebagai langkah pemerintah  untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan anggaran, wewenang, serta jabatan di lingkungan pemerintah daerah terhadap potensi tindak pidana Korupsi.

“Kami atas nama pribadi dan instani mengajak kepada kepala daerah, dalam hal ini bupati dan OPD  untuk mengukur kinerja pengelolaan aset daerah yang diukur melalui nilai penerimaan daerah dan ditinjau dari seberapa besar manfaat ekonomi dari penerimaan aset.

“Kami sebagai pemandu diskusi perlu menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah dari KPK untuk membantu pemerintah daerah fokus pada penyelamatan aset agar memperoleh manfaat bagi kepentingan penerimaan pendapatan daerah,” ujar Rusdian.

“Kami mengajak kepada peserta diskusi agar memanfaatkan acara ini untuk memecahkan permasalahan di masing-masing bidang/dinas secara bersama dengan dibantu oleh KPK RI,” imbuhnya.

Usai sambutan kegiatan dilanjutkan dengan diskusi secara terbuka dengan para tamu undangan yang hadir dalam kegaiatan tersebut. Lintong Situmorang

 

Komentar

News Feed