Minggu, April 11, 2021
BerandaKalimantan235 Siswa PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kubar Telah Ikuti Tes Calon Warga...

235 Siswa PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kubar Telah Ikuti Tes Calon Warga Tingkat I Tahun 2019

Kutai Barat, faktapers.id – Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT- Pusat Madiun) Cabang Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, dibawah pimpinan Suparlan SPdI, terbilang sukses.

Pasalnya, PSHT Cabang Kubar yang berdiri sejak 2010 silam, kini telah memiliki anggota ribuan orang warga yang masuk data PSHT sudah pengesahan serta masuk buku besar PSHT Kubar.

Begitu pula pelaksanaan Tes Calon Warga Tingkat I Tahun 2019 PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kubar yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tanaa Purai Ngeriman (TPN) Sendawar, Sabtu (24/8/19) malam tadi, dihadiri ribuan warga PSHT se-Kubar.

Ketua PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kubar, Suparlan SPdI menegaskan bahwa Tes Calon Warga tersebut dilakukan setelah sebelumnya telah dilaksanakan Tes Putih Kecil kepada siswa.

“Ada 235 siswa yang hadir, karena dua rayon belum hadir. Mungkin terkendala cuaca hujan saat ini,” urainya, didampingi Ketua I PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kubar, Nanang Hari Saputro SH dalam keterangan pers, malam tadi.

Ditambahkan Nanang Hari Saputro, setelah Tes Calon Warga Tingkat I, selanjutnya akan dilaksanakan satu tes lagi. Kemudian pada 28 september 2019 dilakukan pengesahan atau wisuda siswa.

“Tahapan selanjutnya setelah tes calon warga yaitu melaksanakan tes ayam pada 25 September 2019, berlanjut pada 28 September 2019 pengesahan dan pelantikan atau wisuda,” ucapnya.

“Untuk Tes Calon Warga Tingkat I Tahun 2019 ini diikuti 13 ranting dari 13 kecamatan. Insyaallah sukses berjalan dengan lancar dan baik,” tambah Nanang Hari Saputro.

Menjawab tanya wartawan, apa saja tingkatan dalam PSHT? Nanang mengungkapkan bahwa ada 4 tingkatan yang harus dilalui oleh siswa, selanjutnya jika telah lolos semua maka akan dilakukan wisuda.

“Pertama tingkat polos atau Sabuk Hitam, kedua tingkat Sabuk Jambon atau merah muda, ketiga tingkat Sabuk Hijau, terakhir tingkat putih,” bebernya.

“Dari tingkat putih sebelum dilaksanakan pelantikan atau pengesahan dilaksanakan tes terakhir atau Tes Calon Warga. Dilaksanakan sekali dalam setahun di bulan Suro,” tutur Nanang.

Sementara itu, salah satu Anggota Dewan Pertimbangan Pembina PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kabupaten Kubar, Wardoyo mengungkapkan bahwa organisasi beladiri pencak silat yang puluhan tahun telah berdiri di Kubar itu, selalu patuh dan taat dengan peraturan yang diwajibkan oleh pemerintah.

“Selalu menjaga perdamaian antar sesama organisasi, serta terus menguatkan silaturahmi dan jiwa social kepada masyarakat se-Kubar. Kepada seluruh siswa diharapkan berjiwa menguatkan persaudaraan antar sesame, membantu seluruh masyarakat,” harapnya.

Hak Paten
Terkait dengan ‘gonjang-ganjing’ dualisme PSHT, Nanang Hari Saputro menegaskan bahwa saat ini PSHT Pusat Madiun telah mendapat lisensi (hak paten) dari Kemenkum HAM.

“Yaitu mengenai merek dan logonya. PSHT (Pusat Madiun) Cabang Kabupaten Kubar dibawah pimpinan Suparlan SPdI, sudah mendapat Surat Kuasa langsung dari Ketua Umum PSHT-Pusat Madiun, Drs R Murjoko,” bebernya.

“Penggunaan hak paten atau lisensi PSHT Pusat Madiun merupakan dasar kami (PSHT-Pusat Madiun, Cabang Kubar). Siapapun menggunakan merek dan logo tersebut maka akan berkaitan dengan hukum, bisa dipidanakan. Karena dilindungi Undang-undang,” tandasnya. iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments