oleh

Hasil Penelitian Warga Desa Sidowayah Bebas Malnutrisi

Klaten, faktapers.id – Relawan asing yang tergabung dalam Nutrition Education Ending Malnutrition (NEEM) Amerika Serikat mengatakan mereka tidak menemukan kasus Malnutrisi (Malnutrition) di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.

Setelah seminggu di Desa Wisata Sidowayah sebanyak 19 Sukarelawan asing ini melakukan penelitian sambil mendidik pentingnya gizi bagi masyarakat setempat, hal tersebut untuk mengantisipasi bahwa desa Sidowayah tidak terjadi kekurangan gizi .

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan sementara di desa Sidowayah tidak ada kasus malnutrisi yang serius, hanya beberapa orang yang kekurangan gizi,” kata salah satu perwakilan Sukarelawan gizi NEEM, Camie Joxey (26), disela-sela menjelaskan nutrisi kepada sejumlah warga di Kampung Dolanan Sidowayah.

Camie juga menjelaskan bahwa kegiatan ini dimulai dengan pemeriksaan kesehatan masyarakat, hasilnya hanya ditemukan penyakit umum seperti asam urat, diabetes milit.

Sedangkan edukasi yang disediakan dimulai dari pengelompokan makanan yang mengandung berbagai unsur seperti karbohidrat, protein dan lainnya. Karena untuk mewujudkan tubuh yang sehat, tentunya harus ada asupan gizi yang terpenuhi, termasuk bagi wanita yang mengalami kehamilan dan menyusui.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan termasuk beberapa hal yang ditemukan selama di desa ini nantinya akan dibawa ke Amerika, untuk dipelajari dan untuk menentukan langkah masa depan apa yang harus dilakukan oleh orang-orang di desa ini sebagai tindak lanjut,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto mengungkapkan, kegiatan relawan gizi NEEM dari Amerika ini sejalan dengan program pemerintah dalam mengatasi atau mencegah dampak kekurangan gizi yang berakibat pada munculnya masalah seperti stunting dan lain-lain.

“Mereka menghadirkan Sukarelawan kami di desa ini dan pada saat yang sama memotivasi warga untuk meningkatkan kesadaran untuk memenuhi asupan gizi yang dapat mendukung kesehatan warga, meskipun tidak ditemukan kekurangan gizi, tetapi warga kami mendorong mereka untuk mewaspadai gizi,” katanya. Madi

Komentar

News Feed