oleh

Kadishub DKI Sebut Hoax Informasi Ruas Jalan Ganjil Genap

Jakarta, faktapers.id – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan bahwa informasi yang menyebar ke masyarakat terkait sosialiasi ganjil genap dan pemberlakuannya adalah hoax.

“Iya itu tidak benar. Makanya saya juga heran itu bisa (menyebar),” kata Syafrin dinukil dari kompas.com, Selasa (6/8/2019).

Syafrin menyebut saat ini pihaknya masih mengkaji mengenai ruas jalan mana saja yang akan terdampak ganjil genap.

“Memang kalau saya perhatikan sepertinya itu menjadi salah satu alternatif yang saat ini kami sedang kaji. Jadi begini Dinas Perhubungan itu, dalam menetapkan perluasan ganjil genap kan kita menyusun berbagai alternatif, berbagai skenario,” jelasnya.

Dari berbagai skenario yang saat ini tengah dikaji, Dishub akan mensimulasikan satu per satu. Skenario yang paling optimal dari aspek kinerja traffic dan lingkungan yang akan diterapkan oleh Dishub.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri meminta agar Dishub DKI mempercepat kajian tersebut agar segera diterapkan.

“Memang targetnya Pak Gubernur ke kami itu pada minggu ini, awal minggu ini sudah harus disampaikan, tapi ternyata saya kan ini belum selesai untuk kajiannya. Saya berharap sih jumat paling lambat kajian itu sudah saya selesaikan,” ucapnya.

Sebelumnya beredar luas bahwa Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menetapkan sosialisasi ganjil genap mulai 5 Agustus hingga 30 Agustus 2019. Kemudian, pemberlakukan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi itu dilakukan mulai 2 September 2019.

Pelaksanaan Sosialisasi itu berlaku setiap Senin – Jumat, pukul 06-10.00 WIB dan 16-20.00 WIB. Kendaraan bernopol ganjil diwajibkan beroperasi setiap tanggal ganjil dan sebaliknya bagi nopol genap beroperasi setiap tanggal genap.

Informasi hoax itu juga menyebutkan bahwa Dinas Perhubungan DKI juga telah menetapkan ruas jalan yang dapat dilintasi, yakni Jalan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, Jenderal S Parman (mulai dari simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang KS Tubun), Gatot Subroto, MT Haryono, DI Panjaitan, Ahmad Yani, HR Rasuna Said, Tomang Raya, Kyai Caringin, Balikpapan, Suryopranoto, Majapahit, Hayam Wuruk, Gajah Mada, Pintu Besar Selatan, Pramuka, Salemba Raya, Kramat Raya, Senen Raya, Gunung Sahari, Matraman Dalam, Tambak, Sultan Agung, Galunggung, Sisingamangaraja, Panglima Polim, Fatmawati hingga simpang TB Simatupang. fp01

Komentar

News Feed