oleh

Membuka Tabir Kemungkinan Lain Penyebab Padam Listrik

Jakarta, faktapers.id – Ada yang janggal padamnya aliran listrik di Jabodetabek. Yang menurut Direktur PLN akibat gangguan sejumlah pembangkit di Jawa akibat trip yang dialami oleh Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya, sedangkan Gas Turbin 7 saat ini sedang dalam posisi mati (off).

Selain itu, gangguan juga terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon.Selain di Jabodetabek, dikarenakan akibat gangguan Transmisi SUTET 500 kV juga terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat, seperti Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.

Akan tetapi kenapa tragedi padam listrik Sejabotabek itu terjadi. Di tengah-tengah cadangan listrik yang berlimpah dan banyaknya pembangkit baru, mengapa bisa terjadi?

Atas kejadian itu Plt Direktur Utama PT PLN (Persero), Sripeni Inten pun meminta maaf atas terjadinya pemadaman listrik yang terjadi sejak pukul 11.45 pada Minggu 4 Agustus 2019.

Sripeni menyebutkan kronologi pemadaman yang terjadi dan melumpuhkan sebagian besar wilayah Jawa ini, yakni pada pukul 11.45 detik 27, karena terjadi gangguan saluran udara di Ungaran pada sirkuit 1.

“Kemudian disusul gangguan sirkuit kedua, akibatnya di menit 48 detik ke 11 menyebabkan jaringan Depok-Tasik alami gangguan,”ujarnya saat menggelar konferensi pers di P2B Gandul, Minggu (4/8/2019).

Diketahui, Sripeni sendiri baru menjabat sebagai Plt Dirut 2 hari lalu,  Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS PLN 2019 memutuskan mengangkat Sripeni Inten Cahyani sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama perusahaan listrik negara itu. Sripeni juga sekaligus merangkap sebagai Direktur Pengadaan Strategis I.

Baru 2 hari menjabat, pada 4 Agustus 2019, Sripeni tiba-tiba dihadapkan traged llistrik padam besar-besaran. Benarkah ada unsur politik karena jabatan yang baru dipangku Sripendi. Atau ada unsur lainnya dalam peristiwa ini.

Meski Sripeni menyanggahnya. “Murni teknis ya kalau kalau kami lihat, tidak ada, kami tidak melihat ini ada sabotase dan sebagainya,” katanya.

Menyikapi pemadaman yang terjadi pada pukul 11.48 WIB itu memukul seluruh sendi masyarakat dan masih terjadi hingga jelang malam.

Mabes Polri dan unsur lainnya kini turun tangan menyelidiki pemadaman listrik masal di Jabodetabek, Banten, hingga DIY , yang terjadi pada Minggu (4/8/2019). Menyelidi kemungkinan dari padamnya listrik.

“Kita dalami (kemungkin adanya sabotase juga). Berapa kerugian negara akibat listik mati yang sudah hampir 5 jam ini,” ungkap Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (4/8/2019). (*).Uaa

Komentar

News Feed