oleh

Musyawarah Penetapan Harga Ganti Lahan Terkena Pembangunan Jalur Kereta Api Tahap III

Maros, Faktapers.id – Musyawarh penetapan ganti kerugian pengadaan tanah tahap III pembangunan jalur kereta api Makassar -Pare pere. Maros – Pangkep, di aula kantor Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Senin (5/8/19/).

Pada pertemuan ini telah di tetapkan pengadaan ganti rugi bagi tanah warga yang masuk area pembuatan Jalan Rell Kereta Api jalur Makassar – Pare Pere.
Pertemuan ini dipadati sejumlah warga Maros Baru yang merupakan warga pemilik lahan tanah yang masuk dalam zona pembuatan Rel Kereta Api.

Musyawarah yang digelar turut dihadiri perwakilan Polres Maros, Ketua TP4D Kejati Sulsel, Ketua Pengadilan Negeri Maros, Camat Maros Baru.
Camat Maros Baru, A.Zulkifli Riswan Akbar. S,STP pada kesempatan mengatakan bahwa Camat Adalah merupakan bagian dari Tim Pembebasan Lahan dan sebagai fasilitator memediasi oleh pihak masyarakat. Namun harga lahan sudah ditentukan appresial sesuai harga pasaran.

A. Zulkifli juga mengarahkan , apabila terjadi kesalahan mengenai luas Lahan dan harga silahkan disampaikan dan diskusikan ke pihak Apresial secara transparan.

Trpisah Ibrahim Sila, salah satu warga pemilik lahan menolak menjual lokasinya, jika mengacu pada harga yang ditentukan oleh appresial. Sebab lokasi milik Ibrahim sudah terbangun rumah batu yang menelan anggaran ratusan juta.

Ibarahim menyatakan harga yang ditawarkan oleh appresial sangat murah. Maka dari itu ia tetap tidak menerima jika harga tidak sesuai.

Pada musyawarah penetapan ganti kerugian , warga Kecamatan Maros Baru bersama sama menolak harga pembebasan lahan yang di tawarkan oleh pihak Appresial. Hamzan

Komentar

News Feed