oleh

SMP Negeri 2 Cigombong Alergi Lambang Negara dan Foto Presiden?

Cibinong, faktapers.id – Sekolah yang seharusnya memberikan contoh kepada peserta didiknya, namun sangat berbeda dengan SMP Negeri 2 Cigombong Kabupaten Bogor. Di kantor kepala sekolah tidak terpasang lambang negara dan foto bupati dan wakilnya, apalagi foto gubernur dan presiden.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMPN 2 Cigombong, Ahmad Sujai, S.Pd, sedang berada di ruanganya, namun tidak ditemui. “Bapak mau ketemu saya, saya sedang rapat,” kata Ahmad langsung masuk ke ruangannya.

Kemudian faktapers.id mencoba menemui Staf TU, Linda, untuk bertemu wakasek humas. Namun Linda menyebut, di sekolah itu tidak ada. “Yang ada hanya wakasek kurikulum, wakasek kesiswaaan, dan wakasek sarpras,” ujar Linda.

Seharusnya sekolah ini memberikan contoh kepada peserta didiknya, mengenai disiplin dan tata tertib. Sedangkan ruang kantor saja tidak terlihat lambang negara, foto kepala daerah dan kepala negara. Tapi yang terpampang hanya poto Wakil Bupati Nurhayanti periode 2013-2018 serta petunjuk penggunaan BOS tahun 2012.

Sementara itu, menurut Pasal 51 huruf a UU No 24 Tahun 2009 tentang Lambang Negara disebutkan bahwa wajib digunakan di dalam gedung, kantor, atau ruang kelas satuan pendidikan. Tapi pada kenyataannya sekolah ini tidak memasang lambang Negara di dinding kantor tersebut.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor diminta agar mengontrol SMPN 2 Cigombong, dan juga perlu ditingkatkan kompetensi kepala sekolah sehingga bisa disiplin dan tata tertibnya diperhatikan.

Sekolah jangan alergi untuk memasang lambang negara dan foto kepala daerah maupun presiden. Sofyan

Komentar

News Feed