oleh

Sukses Training Dialog Sosial Digelar Oleh DPC Federasi Hukatan KSBSI Kubar

Kutai Barat, faktapers.id – Dewan Pimipinan Cabang (DPC) Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC-F Hukatan-KSBSI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kaltim, sukses menggelar Training Dialog Sosial,
di Hotel Nici, Kelurahan Barong Tongkok, Sendawar. Jumat (30/8/19).

Training Dialog Sosial DPC-F Hukatan-KSBSI Kubar tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kubar, Ambok Upeq yang membacakan sambutan Kepala Disnakertrans Kubar, Silan.
“Disnakertrans Kubar menyambut baik kegiatan Training Dialog Sosial DPC-F Hukatan-KSBSI,” kata Ambok Upeq.

Kadisnakertrans Kubar mengatakan Pemkba Kubar
Sebagai penengah serta memonitor setiap kegiatan manajemen perusahaan dan pekerja.

“Pemkab Kubar berharap semua perusahaan di Kubar baik yang beroperasi di bidang pertambangan, perkayuan ataupun perkebunan bisa menerapkan peraturan dengan selalu melihat hak dan kewajiban para pekerja,” kata Ambok Upeq, serya membuka secara resmi acara itu.

Ketua DPC F Hukatan-KSBSI Kubar, Ancah, mengatakan tujuan Training Dialog Sosial adalah untuk menjawab tantangan ke depan bagi karyawan Federasi Hukatan KSBSI Kubar.

“Melalui peningkatan profesionalitas, kemampuan dan kualitas pribadi pekerja atau buruh,” jelasnya kepada wartawan usai acara itu.

Ancah mengungkapkan, indikator kualitas serikat buruh adanya Perjanjian Kerja Bersama ( PKB ) sebagai pengejewantahan (perwujudan) Hubungan Industrial. Dia menuturkan, selama ini banyak diantara para pekerja yang masih awam tentang dunia Serikat Buruh.

“F Hukatan-KSBSI wadah memperjuangkan kesamaan kepentingan dan kesamaan hak. Advokasi atau pembelaan dari persoalan yang merugikan pekerja jika pengusaha melanggar aturan ketenagakerjaan sesuai Undang-Undang 13,” ucapnya.

Ancah menambahkan, melalui Training Dialog Sosial tersebut F Hukatan-KSBSI Kubar akan semakin kuat bersama memperjuangkan kepentingan atau hak pekerja/buruh.

“Pengurus F Hukatan-KSBSI mengakomodir kepentingan karyawan/pekerja/buruh, sesuai dengan aturan perundang-undangan. Sebagai jembatan pekerja dan perusahaan bahkan pemerintah dalam menyelesaikan masalah yang timbul oleh adanya perselisihan,” ucapnya.

Sementaraitu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) F-Hukatan KSBSI, Mathias Mehan yang juga hadir dalam acara itu mengungkapkan, kunjungannya ke Kubar sebagai silaturahmi, menampung informasi dari anggota dan pengurus ditingkat perusahaan di kabupaten/kota di Kaltim.

“Pengurus DPC F Hukatan KSBSI Kubar harus kreatif memacu diri, memperjuangkan kesejahteraan buruh/pekerja. Melalui dialog saya mengetahui masih banyak buruh yang bekerja di perusahaan di Kubar yang belum mendapatkan hak dan kesejahteraan yang sewajarnya dari pihak perusahaan,” urainya.

Mathias Mehan menambahkan, tujuan kunjungannya ke Kubar juga sebagai konsolidasi internal organisasi sampai tingkat akar. Sehingga pengurus DPC F Hukatan KSBSI Kubar diharapkan terus mamacu diri dengan terus mengagendakan pendidikan buruh.

“Saya berharap DPC F Hukatan KSBSI Kubar mengelola manajemen organisasi dengan baik, sehingga bermanfaat bagi anggota,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam Training Dialog Sosial tersebut pemateri menyuguhkan kepada peserta pelatihan, diantaranya, Dasar-Dasar Keorganisasian, Hak dan Kewajiban Buruh/Pekerja, dan Penanganan Hubungan Industrial. Selain pembahasan materi pelatihan, juga tukar pikiran antar pengurus, mendengar aspirasi anggota.
Hadir pula Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS), serta para pengurus komisariat ditingkat perusahaan. Diantaranya PT Lonsum dan sejumlah perusahaan lainnya. Iyd

Komentar

News Feed