Minggu, April 11, 2021
BerandaTidak Perlu Pengakuan Birokrasi, Ormas Betawi " Hengkang " Tinggalkan Anies
Array

Tidak Perlu Pengakuan Birokrasi, Ormas Betawi ” Hengkang ” Tinggalkan Anies

Jakarta, faktapers.id – Ketua Majelis Adat Betawi Mayjen TNI.(Purn).Eddie M. Nalapraya (Babeh Edy) didampingi Sekretaris Majelis Adat Betawi KH Luthfi Hakim,akan melantik pengurus Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) periode 2018-2023 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, besok, Minggu (25/8/2019).

Namun rencana pelantikan ini ditentang Gubernur DKI Jakarta dengan menerbitkan Nota Dinas kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang isinya melarang memberikan bantuan maupun fasilitas bagi organisasi yang dipimpin Zainudin MH, atau akrab disapa Bang Oding itu. Anies lebih memilih Bamus Betawi di bawah komando Abraham Lunggana atau Lulung.

“Anies tahu ada dualisme di Bamus Betawi. Sebagai pembina Bamus Betawi seharusnya Gubernur Anies berusaha mendamaikan, menyatukan, bukan malah condong memihak ke salah satu kubu,” kata Ketua DPD Bamus Betawi Jakarta Utara M. Ichwan Ridwan kepada awak media, Sabtu (24/8/2019).

Tokoh muda Betawi yang akrab disapa bang Boim ini pun menyayangkan adanya nota dinas pelarangan Anies yang ditujukan kepada SKPD Pemprov DKI, “Padahal dari awal tidak ada satupun DPD Bamus Betawi wilayah tingkat kota dan kabupaten yang mendukung Lulung,” katanya.

Bamus Betawi yang akan dilantik besok, lanjut Boim, adalah Bamus Betawi yang menjaga marwah kaum Betawi, karena diketuai oleh orang asli Betawi serta pengurus yang jelas nasab kebetawiannya.

Meski Anies telah merestui Bamus Betawi versi Lulung, namun Majelis Adat Betawi yang diketuai Babe Edy tetap akan melantik dan mengukuhkan Bamus Betawi yang diketuai kubu Bang Oding.

“Karena memang Bamus ini tidak perlu pengakuan birokrasi. Bamus Betawi ini juga bukan bertujuan mengejar dana hibah Pemprov DKI yang nilainya mencapai Rp.5 miliar per tahun,” kata Boim mengungkapkan.

Seperti diketahui, Bamus Betawi pimpinan Bang Oding ini didukung oleh ormas Betawi terbesar, yakni Forum Betawi Rempug dan Forkabi, serta hampir semua ormas Betawi lainnya. Selain itu, didukung juga oleh tokoh-tokoh Betawi yang memang asli Betawi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelantikan Bamus Betawi Budi Chermansyah menyatakan akan tetap melaksanakan acara pelantikan sesuai rencana, meski banyak tekanan dari sejumlah pihak.

“Kami semua ini Betawi asli, Betawi tulen. Sejak kecil kami diajaran untuk patuh, hormat dan takdzim pada orang-orang tua kami. Dan orang-orang tua kami yang asli Betawi-lah yang berhak memimpin organisasi yang menaungi ormas-ormas Betawi ini,” jelas Budi Chermansyah.

Demikian halnya dengan Mujahidin, Ketua Generasi Muda Islam Betawi (Gemuis Betawi) merasa aneh dengan adanya Bamus Betawi yang dipimpin oleh orang yang tidak jelas nasab kebetawiannya.

“Sangat aneh organisasi adat tertinggi dipimpin oleh seorang yang tidak jelas nasab kebetawiannya, Di kelompok organisasi adat mana pun, belum pernah ada pemimpinannya bukan asli kaum atau suku yang diwadahinya,” kata Mujahidin beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, pelantikan besok akan dihadiri Ketua Majelis Adat Betawi Mayjen TNI.(Purn).Eddie M. Nalapraya (Babeh Edy), Sekretaris Majelis Adat Betawi KH Luthfi Hakim.

Juga akan hadir, anggota Majelis Adat lainnya diantaranya Mayjen TNI.(Purn) Nahrawi Ramli. KH.Munahar Muhtar, Ridwan Saidi, KH.Zaelani, KH. Abdul Rasyid AS, Saefullah, Idawara Suprida. Tajuli

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments