Senin, April 12, 2021
BerandaBantenWalikota Tangerang Murka, Dinkes dan Puskesmas Terancam Sanksi

Walikota Tangerang Murka, Dinkes dan Puskesmas Terancam Sanksi

Tangerang, faktapers.id – Kasus paman bopong jenasah akibat tidak mendapat pelayanan mobil ambulance akhirnya sampai ke telinga Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah.

Arief terlihat murka dan memerintahkan audit pada Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas di Kota Tangerang. Terparah, Arief pun sedang menyiapkan sanksi untuk oknum petugas Puskesmas Cikokol.

Arief berjanji akan mengevaluasi Dinas Kesehatan dan puskesmas. Arief seakan tidak percaya ada kasus paman bopong jenasah akibat tidak mendapat pelayanan mobil ambulance. Padahal, jajaran Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan Puskesmas selalu diingatkan agar tanggap melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Arief mengatakan pengakuan pihak puskesmas menolak memberikan ambulans berdasarkan prosedur operasi standar (SOP). Tapi, menurutnya, itu bisa diabaikan jika terjadi kondisi gawat darurat.

Dia mengaku kecewa terhadap petugas Puskesmas Cikokol. Dia juga kesal mengapa ambulans tidak digunakan untuk mengantar jenazah.

“Itu ambulans buat apa, buat pajangan doang?” katanya.

Kasus ini terkuak setelah viral video seorang pria dan diketahui bernama Supriyadi membopong jenazah keponakannya bernama Husein karena tidak diberi fasilitas ambulans oleh Puskesmas Cikokol. Alasannya, prosedur operasi standar di puskesmas itu hanya membolehkan ambulans keluar untuk antar-jemput warga yang sakit. uaa/linda

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments