oleh

Hari Ini Pejabat Eselon III dan IV Gagal Dilantik, Ada Apa dengan Pemprov DKI ?

Jakarta, faktapers.id – Hari ini, Rabu (18/9), sejak pagi hingga sore suasana kerja di beberapa unit kerja Pemprov DKI terlihat ‘dingin’. Hal itu dipicu isu yang merebak dilingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI bahwa akan ada pelantikan pejabat Eselon III dan IV di seluruh jajarannya.

Namun siapa sangka, pelantikan yang diharapkan itu akhirnya ditunda. Menurut kabar, penundaan pelantikan pejabat eselon III dan IV diberitahukan melalui pesan WhatsApp (WA) oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta, Chaidir.

“Kepada Yth Para Kepala SKPD, ya telah menerima Undangan proses Pelantikan es 3 dan 4, Semula pada Hari Rabu, tgl 18 September 2019, pukul :16.00, di Lantai Dasar Gedung Balaikota Dengan ini diberitahukan kembali kepada para pejabat SKPD yg mau di lantik, sehubungan dengan persiapan yg lebih optimal pelaksanaannya, maka pelantikan yg sedia sore ini ditunda, dan akan di beritahukan kemudian waktu , atas perhatiannya di ucapkan terimakasih, Hormat Saya Chaidir BKD,” beginilah pesan yang dikirim oleh Chaidir terkait penundaan rencana pelantikan pejabat eselon III dan IV Pemprov DKI Jakarta.

Reshedule pelantikan pejabat kerap terjadi di era Gubernur DKI Jakarta dan Sekda Saefullah. Dan sepertinya, penunjukan pejabat Eselon III dan IV Pemprov DKI Jakarta tersebut dilakukan tanpa persiapan yang matang.

Umar Abdul Aziz SPd, SH MH, selaku tokoh masyarakat di wilayah Jakarta Barat merasa kecewa atas penundaan pelantikan tersebut. Alasannya, ungkap Umar, masih banyak kursi pejabat eselon III dan IV yang kosong dan dijabat oleh Pelaksana Tugas, sehingga mengakibatkan pelayanan dan kinerja di unit mengalami penurunan.

“Efeknya pelayanan prima kepada masyarakat tidak berjalan, dan anggaran terserap lambat,” ujar Umar.

Pemuda beranak dua ini menambahkan, seharusnya Sekda dan Kepala BKD tidak menunda-nunda pelantikan dengan alasan kurangnya persiapan.

“Dilantik di pinggir jalan juga bisa, kenapa harus pakai persiapan sana-sini? Sebagai pelayan masyarakat, pejabat Eselon III dan IV bisa dilantik di mana saja. Jadi kalau alasannya ditunda untuk persiapan yang optimal, itu hanya alasan klasik,” ujarnya.

Umar Abdul Aziz menduga bahwa penempatan tugas pejabat Eselon III dan IV diduga terkait tarik ulur “gerbong” petinggi Pemprov DKI Jakarta.

“Soal gerbong si A dan si B sudah pasti ada pada bumbu-bumbu pelantikan pejabat eselon III dan IV Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, agar masyarakat tidak makin curiga, seharusnya pelantikan hari ini dilaksanakan, apapun itu persiapannya harus dilaksanakan,” tegas Umar. fp01

Komentar

News Feed