oleh

Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOS di SMP 1 Long Bagun, HH Segera Dipanggil Polres Kubar

Mahakam Ulu, faktapers.id – Tim tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana BOS tahun anggaran 2014/2015 di SMPN 1 Long Bagun adalah Hang Huvang (HH), pria yang tak lain merupakan mantan kepala sekolah disekolah itu, terseret dalam kasus penggunaan dana BOS yang merupakan hak siswa sekolah.

Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan SIK MH dalam keterangan pers didampingi Kasat Reskrim AKP Ida Bagus Kadek Sutha Astama menjelaskan, penyelidikan terhadap kasus itu berlangsung sejak tahun lalu. Kemudian naik status ke penyidikan.

“Penyelidikannya oleh tim penyidik Tipikor Satreskrim Polres Kubar sejak 2018 lalu. Hasil penghitungan tim audit BPKP Kaltim dan gelar perkara serta mekanisme dinas terkait diterima penyidik. Kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 409.810.000,” bebernya, Jumat (20/9/19) di Mapolres, Sendawar.

Dituturkan Kadek Sutha Astama, meski telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka, mantan kepala sekolah itu memang belum dilakukan penahanan. Namun dalam waktu dekat tersangka akan dipanggil ke Mapolres Kubar, guna melengkapi penyidikan dimintai keterangan sebagai tersangka.

“Plaing lambat pekan depan, tersangka kami panggil untuk segera menghadap di Mapolres Kubar,” ucapnya.

“Dalam penyelidikan hingga penyidikan tersangka kooperatif. Tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tandasnya. Iyd

Komentar

News Feed