oleh

Lolos ke Tingkat Nasional, SSB Putra Maros Patungan Dana

Maros, faktapers.id – Rombongan Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Maros Road To Jogja untuk berlaga membawa nama Kabupaten Maros Sulsel. Namun ironisnya kegiatan itu tidak mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Maros.

Prestasi bagi anak merupakan hasil dari optimalisasi pengembangan potensi dan bakat yang dimiliki oleh seseorang anak yang selalu diasah dan dilatih. Oleh karena itu potensi anak yang tergabung di SSB merupakan asset bagi pemerintah Sulawesi Selatan khusus Kabupaten Maros.

Dari beberapa SSB di Sulawesi di pertandingkan di lapangan Unhas pada 28 Juli 2019 oleh Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) Provinsi Sulawesi Selatan, SSB Putra kabupaten Maros menjuarai beberapa pertandingan sebagai berikut, juara 1 (satu) Danone zona III Pangkep, juara 3 SSB se Provinsi Sulawesi Selatan Piala Kemenpora.

Dari beberapa pertandingan tersebut, sehingga SSB Putra Maros direkomendasikan oleh FOPSSI Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti SSB di tingkat Nasional yang di selenggarakan di Jogja sebagai Fair Play FOPSSI Provinsi Sulawesi Selatan Dalam gelaran kejuaraan Nasional.

Namun hal tersebut sangatlah memprihatinkan, SSB Putra Maros harus berangkat tanpa ada kepedulian Pemerintah Kabupaten Maros.

Salah satu orang tua peserta Andi Gunawan Sanrima mengatakan, seharusnya Pemerintah Kabupaten Maros harusnya memberikan support terhadap SSB Putra Maros, sebab SSB Putra Maros akan berlaga di tingkat kejuaraan nasional yang diselenggarakan di Jogja.

Kita seharusnya bangga dengan adanya potensi potensi yang dimiliki Putra Maros yang siap mengharumkan nama Kabupaten Maros di tingkat Nasional.

Andi Gunawan juga menjelaskan, kalau dirinya sudah mengajukan proposal ke Dispora dan Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, bahkan langsung ke Bupati Maros, namun tidak ditemukan bantuan dan support dari instansi terkait.

Akibatnya, para orang tua peserta berinisiatif patungan dana untuk melanjutkan semangat anak-anaknya.

“Di usia dini kami tidak inginkan anak-anak kami jatuh mental, kami akan tetap support anak-anak kami, karena kami yakin potensi yang dimilikinya adalah asset bagi kami, yang akan selalu membanggakan orang tua dan juga daerah kami. Oleh karenanya itu kami kecewa kepada Pemerintah kabupaten Maros karena tidak selektif menilai dan melihat potensi putra daerah yang memiliki potensi bakat,” ujar Andi Gunawan.

A. Gunawan Sabrina berharap agar kiranya Bupati dan para anggota dewan Maros dapat berkunjung ke Jogja untuk menyaksikan SSB Putra Maros menyaksikan berlaga dan memberi supportnya. anchank

Komentar

News Feed