oleh

PDIP Buru Putra Terbaik Tanah Tonsea

Minut, faktapers.id – Genderang perang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manado ditabuh. Hasrat Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) merebut top eksekutif Tanah Tonsea menggebu. Tak hanya menyiapkan kader terkuat Sammi Dondokambey birokrat handal ke arena pertarungan Bupati. Moncong Putih turut meradar pasangan potensialnya sebagai Wakil Bupati nanti.

Sinyal PDIP mengusung birokrat handal Om Sammi sapaan akrab Sammi Dondokambey makin dipastikan. Elektabilitasnya kian naik di seantero Tanah Tonsea menjadi dasar. Meski begitu, figur yang mampu menggetarkan lutut lawan ini dinilai butuh pasangan kuat. Upaya menghadirkannya PDIP pun tak berdiam diri. Lobi politik getol dilakukan.

“Sudah pasti (mencari pasangan terbaik Om Sammi, red). Di Kabupaten Minahasa Utara itu Sammi Dondokambey kader terbaik PDIP dan tentu kita butuh parpol (partai politik) lain juga untuk menjalin koalisi,” tegas Pengamat politik senior Reky Wongkar, Senin (2/9/2019) saat bersua di Kantor Persatuan Wartawan Indonesi Sulawesi Utara (Sulut) dengan Wartawan Media Online Jakarta, faktapers.id.

Posisi Om Sammi Dondokambey di mata masyarakat menurutnya masih sangat disegani. Makanya sangat ironis bila PDIP tidak mencalonkan dirinya sebagai Bupati Minahasa Utara.

“Om Sammi itu seperti saya katakan tadi adalah seorang birokrat terbaik, kader terbaik PDIP dan juga Putra Minahasa Utara di Tanah Tonsea. Dia salah satu nominator pasti sangat dicintai oleh masyarakat Minahasa Utara, ‘ tandas pengamat politik Reki Wongkar.

Reki Wonkar sempat menilai peta pasangan calon di pilkada Kabupaten Minahasa Utara 2020. Kekuatan figur yang diusung sebagai calon, baginya tergantung berpasangan dengan siapa. Alasannya, Tanah Tonsea itu berbeda dengan daerah lain. Latar belakang etnik, suku dan agama sangat variatif. Dengan demikian sangat berbahaya jika satu parpol tidak membangun pasangan calon Bupati dengan Wakil Bupati hanya dalam satu variatif.

“Kemungkinan pasangan calon yang bisa mendominasi jika terjadi perkawinan dua variatif. Misalnya Minahasa-Nusa Utara, atau Kristen-muslim, atau Protestan-Katolik/Pantekosta atau penggabungan variasi lain. Pak Olly (Olly Dondokambey dan Pak Steven (Steven Kandouw) walaupun masih dalam satu parpol namun keduanya merupakan kombinasi Tonsea-Tondano-Tountemboan. Sama halnya dengan Pak Vicky (Vicky Lumentut) dan pak Mor (Mor Bastiaan) yang merupakan kombinasi GMIM dan GPdI,” ungkap Wongkar.

Kalkulasi kemenangan, menurutnya, sangat besar dipengaruhi oleh siapa berpasangan dengan siapa. Dengan demikian kemenangan Sammi Dondokambey tergantung masyarakat Minahasa Utara harus bersatu untuk memenangkan Om Sammi nanti pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupaati di Kabupaten Minahasa Utara.

“Kalau masyarakat Tanah Tonsea bersatu dan masyarakat Nusa Utara pasti kita menang Om Sammi akan pimpin pemerintahan di Minahas Utara apabila terpilih pilihan rakyat,” ujarnya. nixon

Komentar

News Feed