Wakapolda Bali Cek Peralatan dan Jumlah Kekuatan Kompi Kerangka

×

Wakapolda Bali Cek Peralatan dan Jumlah Kekuatan Kompi Kerangka

Sebarkan artikel ini

Denpasar. Bali, faktapers.id – Untuk bersiaga dalam menyikapi demonstrasi di beberapa daerah di Indonesia. Polda Bali menggelar apel di Lapangan Iptu Soetarjo Brimob, Tohpati, Denpasar, Kamis (3/10/2019).


Dalam apel yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha, diikuti 605 personel Polda Bali yang tergabung dalam Kompi Kerangka.

“Meskipun situasi aman, saya tetap meminta kepada seluruh anggota Polri agar selalu siap sedia, apabila diperlukan dalam waktu-waktu tertentu,” imbuhnya.

Selain itu, ujar Jenderal jebolan akpol tahun 1989, apel tersebut juga sekaligus mengetahui jumlah riil anggota Polri yang disiagakan apabila terjadi aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Bali. Meskipun saat kondisi Bali terbilang kondusif.

“Situasi Bali sampai saat ini masih aman dan kondusif. Kami meningkatkan kegiatan patroli terutama di wilayah Renon,” tukasnya.

Apel tersebut untuk mengetahui jumlah kekuatan personel, mengecek peralatan sekaligus melaksanakan latihan bersama.

Wakapolda menjelaskan, bahwa ratusan personel yang hadir dalam apel ini dibagi menjadi 5 Kompi.

Dimana setiap kompi terdiri dari 3 pleton. Mereka kemudian diarahkan untuk melakukan peragaan dan pengaturan posisi personel mulai dari Dalmas Awal, Dalmas Lanjutan dan Dalmas Akhir.

Tidak hanya itu, Wakapolda juga mengawasi sejauh mana kemampuan personel Polri saat berhadapan dengan aksi massa yang damai dan rusuh.

Latihan Dalmas Awal, Dalmas Lanjutan dan Dalmas Akhir harus dilakukan sesuai dengan Protap yang ada. Sehingga Polri akan dinilai profesional saat menghadapi unjuk rasa.

Selanjutnya, Wakapolda didampingi Karo Ops, Kombes Pol. Djoko Prihadi, S.H., Direktur Samapta Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih, M.M.,

Direktur Polair Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., M.H. dan Dansat Brimob, Kombes Pol. Yopi Indra Prasetya Sepang, S.I.K. turun langsung ke lapangan menghitung jumlah personel tiap peleton.

Kemudian mengecek kondisi peralatan yang akan digunakan dalam menangani aksi unjuk rasa.(ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *