Headline

RBM Kota Juang Kabupaten Melawi, Tes Urine Pegawai Bapas Sintang.

×

RBM Kota Juang Kabupaten Melawi, Tes Urine Pegawai Bapas Sintang.

Sebarkan artikel ini

Melawi, Faktapers id – Ketua Rehabilitas Berbasis Masyarakat (RBM) Kota Juang Kabupaten Melawi, Marumi S.Pd mengunjungi Balai Pemasyarakatan BAPAS Sintang di dampingi H.Suarli berserta para Tim ahli Medisnya melaksanakan Tes urine terhadap 24 Orang pegawai Bapas di Aula kantor Bapas Sintang, Jum’at (11/10-2019).

Ketua RBM Kota Juang Kabupaten Melawi, Marumi S. Pd menjelaskan, tes urine tersebut dilakukan untuk memastikan pegawai Bapas tidak menggunakan narkoba.”Pegawai Bapas tidak boleh terlibat narkoba,” ujarnya

Dari hasil tes urine ungkap Arumi,  sebanyak 24  orang di nyatakan Negatif

Sementara itu, Sapto isnugroho Bc. IP. S. Pd. (Kabapas) Balai Pemasyarakatan kelas II.B Sintang, menambahkan, sebagai Kabapas sekira dua tahun bertugas di Bapas Kelas II B Sintang mengadakan tes urine terhadap pegawainya termasuk dirinya sendiri di lakukan tes urine guna memastikan kondisi Bapas aman dan terkendali.

“Saya memang sudah bertekad, kita tidak bisa membersihkan ke dalam (lingkungan Lapas;red), kalau diri kita sendiri belum bersih,” ungkapnya saat diwawancarai di ruang kerjanya disela pelaksanaan tes urine di Bapas Kelas II B Sintang, Jumat (11/10/2019) Pagi.

Terkait tes urine, Kalapas menerangkan bertujuan agar pihaknya tahu apakah ada pegawai Lapas atau Bapas Sintang yang mengkonsumsi jenis zat kategori terlarang/Narkoba.

“Pegawai Lapas dan Bapas tidak boleh terlibat narkoba. Kita tidak bisa menutup kalau masih ada petugas lapas atau Bapas terlibat.”terangnya.

Sapto berujar, Jika masih ada pegawai Lapas dan Bapas yang mempunyai niatan dan keinginan coba-coba konsumsi narkoba, maka risikonya akan ditanggung oknum itu sendiri. dan dirinya juga ikut melakukan tes urine bersama para pegawainya Bapas yang ada di Kantor.

Sapto juga menegaskan apabila ada pegawai Lapas dan Bapas yang terindikasi positif narkoba, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan.

“Sanksi tegas tetap ada. Tapi, jika ada yang hasilnya positif akan kita dalami, apakah betul mengkonsumsi sabu atau obat-obatan lain,” tegasnya.

“Kalau karena mengkonsumsi obat, akan ditelusuri obat apa dan mana resep dokternya. Kita tindaklanjuti sesuai rekomendasi hasil tes, serta hasilnya positif akan kita serahkan ke RBM Kota Juang Melawi, ”sambungya.(abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *