Headline

Kapolda Bali Menerima Audiensi Rombongan National Police Anti – Narcotis Kolombia

×

Kapolda Bali Menerima Audiensi Rombongan National Police Anti – Narcotis Kolombia

Sebarkan artikel ini

Denpasar, Bali. faktapers.id – Kapolda Bali Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menerima kunjungan rombongan National Police Anti-Narcotis didampingi Duta Besar Republik Kolombia. Sabtu,kemarin.

Dalam penerimaan kunjungan polisi anti narkotika Kolombia di Aula Mako Brimob Polda Bali. Kapolda Bali didampingi oleh Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, S.I.K. M.S.M.

Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, S.I.K., M.H., Dirresnarkoba Polda Bali Kombes Pol Ida Bagus Komang Ardika, S.H., Dansat Brimob Polda Bali Kombes Pol Yopie Indra Prasetya Sepang, S.I.K.,M.Si,

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si.

Ka

Mereka polisi anti narkotika datang ke Polda Bali untuk melakukan audiensi. Dalam audiensi turut hadir Mayor General Jorge Luis Ramirez Aragon (Director) dan rombongan National Police Anti-Narcotis didampingi Duta Besar Republik Kolombia H.E. Juan Camilo Valencia Gonzalez (Dubes) beserta Staff Kedutaan Besar Republik Kolombia.

Sementara itu, Mayor General Jorge Luis Ramirez Aragon mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Bali karena telah diterima di Aula Mako Brimob dalam rangka audiensi.

“Tujuan audiensi kami adalah saling berbagi pengalaman dalam penanggulangan Narkoba di kedua negara,” ujarnya.

Disampaikan oleh National Police Anti-Narcotics Director bahwa kerjasama antara Indonesia dan Kolombia sangat penting dilakukan.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyambut dengan tangan terbuka.

“Selamat datang kepada rombongan Kedutaan Besar Republik Kolombia di Bali,” ujar jenderal bintang dua.

Selain itu, Kapolda Bali menjelaskan Bali adalah daerah destinasi pariwisata terbaik dunia. “Sebagai daerah pariwisata harus benar-benar terjaga dengan baik dari segala macam gangguan keamanan dan kenyamanan, termasuk dari ancaman narkoba,” paparnya.

“Pelaku narkotika harus dirantai tangan dan kakinya. Hal itu untuk membuat mereka jera. Ini semua untuk kebaikan generasi putra – putri penerus di Pulau Bali “sambunya.(ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *