Headline

Peletakan Batu Pertama, Kepala Balai Gakkum Sulawesi Cerita Unik Awal Beli Lahan

×

Peletakan Batu Pertama, Kepala Balai Gakkum Sulawesi Cerita Unik Awal Beli Lahan

Sebarkan artikel ini

Makasar, faktapers.id – Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt.MH dan didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Achmad Yusuf Arif, SH.,MH melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi, Senin(14/10/2019).

Dengan dilakukan peletakan batu pertama , pembangunan gedung yang beralamat di Jalan Batara Bira, Baddoka Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar bisa segera dimulai.

Pembangunan gedung baru Kantor Balai Gakkum Sulawesi menempati lahan seluas 700 m2, dilakukan seiring dengan peningkatan jumlah pelayanan pengamanan dan penegakan hukum LHK.

“Mohon doa restu semua agar kantor ini dapat sesuai dengan rencana, jadi mohon nanti apapun hal terjadi, ke depan kita perbaiki bersama itu saja dan mohon maaf,” ujar Dodi.

Sekarang, Gakkum Wilayah Sulawesi yang memiliki tiga seksi dan 4 pos ini berkedudukan di Kantor P3E Suma Gedung Rahmat Witoelar Lantai 4 Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 17, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.

Ada cerita unik yang dilakukan Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt.MH. Pasalnya, saat mencari lahan untuk pembangunan Gedung Balai Gakkum, ia harus menyamar terlebih dahulu.

“Awalnya saya datang menyamar sebagai pengusaha mencari tanah yang akan dijual. saya sudah keliling sampai di daerah Sudiang yang menjual tanah yang memungkinkan harganya sesuai dengan anggaran, kemudian luasnya luas dan strategis,”cerita dia.

Penyamaran ia lakukan, sebagaimana pesan yang disampaikan Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi Maluku bahwa, dalam pembelian tanah tidak merugikan negara.

“Tanah yang dibeli oleh Gakkum Sulawesi, mudah-mudahan jangan sampai merugikan negara, yang merugikan kita semua termasuk kami sendiri yang membeli,” urai Dodi.

Dodi juga mengucapkan rasa terimakasih kepada masyarakat sekitar da mau menerima kantor Gakkum Sulawesi. Sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai wadah bersama untuk membangun negara.

“Kantor ini minimalis berukuran 700 M2, berjuang untuk seluruh Sulawesi bukan hanya di Sulawesi Selatan saja tapi seluruh Sulawesi,” ungkapnya.

Lokasi kantor baru Gakkum Sulawesi ini memang strategis, berdekatan dengan area Lapangan golf, Kantor PLN Baddoka, Kantor BNN Baddoka Makassar, Pusat Kuliner hingga Warkop sangat terjangkau hanya dengan berjalan kaki.

Sementara itu, Peletakan batu pertama disaksikan langsung oleh Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku, Azri Rasul Kepala Tata Usaha P3E Suma, Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kepala Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar,

Kepala Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah II Makassar, Kepala BPDASHL Jeneberang Saddang , Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VII Makassar Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah XIII Makassar, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sulawesi,

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla Wilayah Sulawesi, Kepala Balai Pengembangandan Penelitian LHK Makassar, Kepala SMK Kehutanan Makassar.

Kemudian, Kepala Seksi Pengadaan Tanah Kantor Pertanahan Kota Makassar,TP4D Kejaksaan Tinggi SulawesiSelatan, Danramil 1408-11/Biringkanaya Tamalanrea, Kapolsek Biringkanaya Makassar, Camat Biringkanaya, Lurah Pai, Ketua RT.03 Kel. Pai, Ketua RW. 06 Kel. Pai, Tim Pendamping Tenaga Teknis Pekerjaan Pembangunan (PU),

POKJA13 Pemilihan Unit Layanan Pekerjaan(ULP) Unit Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), Tim Pengelola Administrasi DirekturPT. Ashta Brata Karya, Direktur PT.Sinar Eksakta (Konsultan Perencana), Direktur CV. Barakka (KonsultanPengawas) secara keseluruhan acara berlangsung lancar sebagaimana yang direncanakan.(anchank)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *