oleh

Legislator Kabupaten Tangerang Dibekali Rp 35 Juta

Tangerang, faktapers.id – Masa reses pertama bagi 50 anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang periode 2019-2024 dimanfaatkan dengan kunjungan ke daerah pemilihan masing-masing. Agenda reses dimulai Selasa (1/10/2019) lalu hingga Sabtu (5/10/2019) mendatang. Untuk kebutuhan itu, tiap legislator dibekali anggaran konstituen hingga Rp 35 juta.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Dokumentasi dan Perpustakaan pada Setwan Kabupaten Tangerang Hasyim yang mejabat pejabat pembuat teknis kegiatan (PPTK) mengatakan, total anggaran reses sebesar Rp 1.750.000.000 diambil dari APBD murni 2019. Dana tersebut dibagi untuk kegiatan pertemuan dan jaring aspirasi dengan konstituen.

“Meski anggota dewan mengikuti kegiatan reses, tapi tidak mengganggu aktivitas di gedung wakil rakyat. Waktu reses sudah dibagi sesuai dengan jadwal masing-masing,” kata Hasyim. Jumat (4/10/2019).

Hasyim merinci dalam setiap kali pertemuan bersama dengan konsti-tuen, setiap legislator menghadirkan sebanyak 100 orang. Kegiatan tersebut berlangsung selama enam kali dengan lokasi berbeda-beda. “Sabtu nanti reses sudah memasuki hari terakhir,” terangnya.

Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Firzada Mahali mengungkapkan, untuk menjaring aspirasi dari para konsituen, 50 anggota Dewan kini tengah menggelar reses.

Menurut Firzada, agenda reses memang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam Pasal 161 Huruf I, J, K disebutkan bahwa anggota DPRD mempunyai beberapa kewajiban.

Misalnya menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung dan menindak lanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat dan memberikan pertanggung jawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

“Sesuai agenda yang telah dirapatkan dalam Banmus (Badan Musyawarah), anggota DPRD Kabupaten Tangerang tengah menggelar reses di daerah pemilihannya masng-masing. Ini untuk menjaring aspirasi masyarakat yang akan dituangkan dalam rencana pembangunan daerah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tangerang Hidayatullah mengatakan, terkait dengan pengawasan pihaknya pasti melakukan. Legislator yang tengah melakukan reses, termasuk dirinya berkewajiban menyele-saikan Laporan Pertanggungja-waban (LPj) pada hari Senin (7/10/2019).

Ditanya mengenai materi pembahasan dalam reses, Hidayatullah mengungkapkan, itu tergantung pada komisi bidang mitra kerja masing-masing.Mulai dari bidang kesehatan, kesejahteraan, pendidikan dan pemberdayaan perempuan.

Terkait bekal anggaran Hidayatullah menjelaskan, bahwa masing-masing legislator biaya resesnya sama. Tinggal membagi dari jumlah total keseluruhan. Anggaran tersebut hanya digunakan untuk konsumsi dan tidak ada uang transport bagi peserta.

“Kalau dihitung-hitung saya justru nombok, karena harus mengampu enam Kecamatan,” ucapnya.

Senada disampikan, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail mengatakan kegiatan reses diikuti oleh semua anggota termasuk ketua dan wakil. Dia berharap kegiatan legislator dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Kami akan tampung masukan dari masyarakat,” pungkasnya.

Linda

Komentar

News Feed