oleh

Sebanyak 1.217 Pemilik Sarang Walet di Kubar Wajib Pajak

Kutai Barat, faktapers.id – Bupati Kutai Barat (Kubar), Kaltim, FX Yapan SH membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Sosialisasi tentang Pajak Sarang Burung Walet (SBW) yang dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kubar di Auditorium Aji Tullur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati, Sendawar, Kamis (3/10/19).

Bupati mengungkapkan, kegiatan itu guna memberikan pemahaman dan peningkatan kesadaran bagi pemilik usaha sarang walet agar dapat menjadi taat dan tauladan dalam membayar pajak.

“Pemkab Kubar melalui Bapenda dituntut menggiatkan dan mendorong kesadaran dan harus jeli melihat, menelaah potensi sumber pajak. Kubar memiliki potensi luar biasa dalam usaha ekonomi bisnis budidaya dan sarang wallet,” katanya.

“Dengan terwujudnya pemahaman dan peningkatan mengenai budidaya walet dan peraturannya memberikan dampak positif sebab usaha SBW di Kubar mengalami perkembangan yang sangat signifikan,” tambah Bupati Yapan.

Bupati menyebut, pajak atas SBW merupakan implementasi amanah UU. Sehingga, bupati selaku kepala daerah menindaklanjuti melalui penertiban Peraturan Bupati (Perbup) Kutai Barat Nomor 20 Tahun 2019 tentang harga Pasaran Umum SBW.

“Perbup ini mengatur objek pajak maupun subjek pajak serta penerapan dan sistem pemungutan pajak,” tegasnya.

Menurut bupati, membayar pajak bukan suatu pilihan, tetapi merupakan kewajiban. Oleh karena itu, perlu sikap proaktif wajib pajak dalam upaya mendukung pembangunan daerah.

Sementara Kepala Bapenda Kubar, Yuli Permata Mora menjelaskan bahwa pemungutan pajak SBW yang semula kewenangan pusat, kini dialihkan ke pemerintah kabupaten/kota.

“Hal itu berdasarkan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” urainya.

Menurut Yuli, Bapenda Kubar tahun ini menargetkan penghasilan pajak SBW sebesar Rp 300 juta. Capaian hingga Oktober ini sudah sebesar Rp 82 juta atau 27 persen dari target. “Potensi Pajak SBW yang sudah terdata se-Kubar saat ini sebanyak 1.217 wajib pajak,” bebernya.

Yuli Permata Mora menegaskan, berdasarkan inventarisasi data Bapenda Kubar, jumlah warga masyarakat diwilayah 3 kecamatan (Barong Tongkok, Melak dan Sekolah Darat) yang memiliki bangunan SBW sebanyak 541 orang

“Termasuk diantaranya PNS dan TKK sebanyak 104 orang,” ucapnya, yang juga erupakan Ketua Panitia Pelaksana rakor itu.

“Kami berharap agar ASN menjadi teladan kepatuhan pajak SBW ini. Bapenda juga akan terus mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat pemilik SBW. Agar paham tentang tata cara perhitungan dan penyetoran pajak SBW,” pungkasnya.

Hadir pula dalam rakor itu Sekkab Kubar Yacob Tullur, para Asisten, para Kepala OPD, serta camat tiga kecamatan. iyd

Komentar

News Feed