oleh

Polisi Dalami Pengerusakan Pelinggih Dewa Ayu di Pantai Kerobokan Buleleng Yang Dirusak Oknum Tak Dikenal

Singaraja,Bali, faktapers.id – Tempat suci atau pelinggih di pura Kayu Duwi yang berlokasi dipantai Desa Kerobokan Banjar Dinas Bale Agung kecamatan Sawan di rusak orang tak dikenal Jum’at (29/11).

Pengerusakan pada pelinggih Dewa Ayu yang sering di puja oleh masyarakat adat Kerobokan baru diketahui oleh seorang pedagang bernama Made Sulastri(55) yang saat itu sedang membuka warung miliknya di sekitar pantai untuk melakukan aktifitas berjualan.

Seperti biasa Made Sulastri sebelum aktifitasnya mulai lebih dahulu melakukan persembahyangan di pura Kayu Duwi yang lokasinya tidak jauh dari tempatnya berjualan yang ada di pinggir pantai Kerobokan untuk menghaturkan sesajen.

Namun Made Sulastri kaget melihat pelinggih berupa patung Dewi Ayu yang ada di dalam pura Kayu Duwi dalam keadaan terguling jatuh dan berada di bawah dengan kondisi kepala sudah patah, kemudian Made Sulastri memanggil Wayan Sudira(40) yang kebetulan sudah ada di pos parkir dengan aktifitasnya di pantai Kerobokan.

Atas kerusakan yang diduga ilakukan oleh orang tak dikenal, kedua saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat desa adat dan dinas untuk ditembuskan kebhabinkamtibmas Desa Kerobokan.

Sebelum dilaporkan kepihak berwenang supaya mendapat tindak lanjut dari aparat kepolisian, salah seorang warga Kerobokan bernama Abdi Adiasa menyebarkan peristiwa itu ke media sosial.

Kapolsek Sawan Iptu Gusti Kade Alit Murdiasa langsung memerintahkan anggota malam itu mendatangi TKP untuk memastikan kerusakan simbul umat Hindu yaitu Dewa Ayu yang disinyalir banyak membawa berkah dikala umat memohon keselamatan.

Dikonfirmasi faktapers.id (Sabtu 30/11) pagi, Kapolsek Sawan Iptu Gusti Kade Alit Murdiasa seijin Kapolres Buleleng menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di TKP dan menggali informasi dari saksi-saksi yang mengetahui awal kerusakan.

“Kasus ini sedang dalam lidik Polsek Sawan dan sudah kami laporkan kepada Kapolres Buleleng,”jelas Iptu Gusti Kade Alit Murdiasa.(des).

Komentar

News Feed