oleh

Rumah Mewah “Pangkalan” Penipu Online Digrebek

Jakarta, faktapers.id – Tim Gabungan Polda Metro Jaya menggrebek “pangkalan” para penipu online yang dilakukan oleh Warga Negara Asal Cina di Perum Copylas Blok B Kav. 5 RT 03 RW 09 Kel. Joglo, Kec. Kembangan, Jakarta Barat, dan di Perumahan Jalan Anggrek Nely Murni II Blok C/13 No. RT. 10 RW 01 Kel. Kemanggisan, Kec. Palmerah Jakarta Barat.

Dari hasil penggrebekan di Kembangan, yang dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya, sebanyak 19 orang WNA asal Cina diantaranya 17 orang laki-laki dan 2 orang perempuan berhasil diamankan. Terungkapnya, markas para penipu online asal WNA Cina ini bermula dari informasi masyarakat sekitar pada Senin, 25 November 2019 pada pukul 15.30 WIB. Kemudian petugas langsung menggrebek rumah mewah tersebut.

Dari penangkapan itu polisi menyita barang bukti 50 unit HP terdiri dari berbagai merk (alat yang digunakan untuk melakukan penipuan online).

Di tempat terpisah, tepatnya di Perumahan di Jalan Anggrek Nely Murni II Blok C/13 No. RT. 10 RW 01 Kel. Kemanggisan, Kec. Palmerah Jakarta Barat, Polda Metro Jaya juga melakukan penggerebekan terhadap para penipu online asal Cina.

Dari hasil penggrebekan itu, Polda Metro Jaya menciduk 26 WNA Cina, diantaranya 2 wanita, 24 laki-laki dan 1 orang WNI nama Rico Kusnadi (Bogor, 9 Feb 2001).

Mereka diamankan karena diduga sebagai pelaku penipuan online via telepon. Modus para pelaku melakukan penipuan dengan korban Warga Negara China yang bertempat tinggal di China, namun aksi itu dikendalikan dari Indonesia.

Sangatlah miris bahwa lingkungan perumahan mewah dapat digunakan sebagai “pangkalan” WNA asal Cina untuk menjalankan aksinya melakukan penipuan online. Patut juga dipertanyakan pengawasan dari Keimigrasian serta Ketua RT dan Ketua RW dilingkungan tersebut. Sebalumnya, aksi ini dapat berlangsung aman, akibat lemahnya pengawasan di wilayah. uaa/fp01

Komentar

News Feed