oleh

6 Cara Hilangkan Rasa Ego Dalam Menjaga Keharmonisan Hubungan

Jakarta, faktapers.id – Dalam setiap orang sudah tentu berkeinginan meraih kesuksesan dalam hubungan percintaan dengan kekasih. Namun, ada yang perlu di waspadai dalam diri kita.

Terkadang terbesit dalam benak kita, untuk menggapai sesuatu apapun dilakukan. Tanpa memikirkan pasangan anda, inilah yang dinamakan sikap egois.

Bahkan, salah satu pusat penelitian di Amerika Serikat melakukan pengambilan beberapa sample karakteristik seseorang, baik itu dari kalangan pengusaha maupun sepasang kekasih. Memang manusiawi ketika hasrat seseorang ingin mencapai sesuatu, segala cara pun dilakukan. Terungkap, dari data sample yang diambil, 85 persen seseorang dengan memiliki sifat egonya, mengalami kemunduran dalam pergaulan maupun keretakan hubungan percintaan

Sedangkan sisanya, hubungan seseorang yang mengesampingkan sifat egonya kian bertambah harmonis dan romantis.

Lalu bagaimana kita mengendalikan Sifat Ego. Berikut Enam Cara Hilangkan Sifat Ego.

1. Kenali Sumbernya

Cara merubah kepribadian untuk bisa mengurangi bahkan menghilangkan sifat egois yang keterlaluan dari seorang kekasih, dia harus bisa menggali ke dalam dirinya sendiri dan menemukan apa yang menjadi sebab dari keegoisannya. Seorang yang egois biasanya kerap kali merasa takut.

Takut bila dirinya tidak diperhatikan, takut tersaingi, takut kalah dalam sesuatu hal, dan lainnya. Ataukah karena dia tidak pernah mengenal kesusahan. Sehingga tidak punya empati terhadap orang lain.

2. Mulailah Tumbuhkan Rasa Empati

Jika sudah mengetahui sumber dari rasa egoisnya, seseorang bisa mulai mencoba mendengarkan dengan baik. Bila sebelumnya ia selalu sibuk dengan dirinya sendiri, maka sekarang waktunya meluangkan diri untuk kebutuhan orang lain. Dengan mendengarkan, sifat empati perlahan akan mulai tumbuh. Mampu berempati kepada orang lain adalah salah satu cara bersikap tenang dan dewasa. Dari sikap empati itulah akan tumbuh kepedulian terhadap orang lain.

3. Belajar Untuk Sabar

Salah satu pemicu keegoisan seseorang adalah kesulitan untuk bersikap sabar. Dia tidak sabar menunggu orang lain untuk mendapatkan haknya lebih dulu, sehingga dia bersikap mendahulukan dirinya sendiri. Belajar cara bersikap sabar dan menahan diri akan menjadi cara yang bagus untuk mengurangi sifat egois. Cara mendidik anak perempuan  dan cara mendidik anak laki – laki yang baik juga dengan menanamkan sikap sabar supaya kelak tidak menjadi pribadi yang egois.

4. Berhenti Membandingkan

Orang egois akan selalu merasa tidak puas dan membandingkan keadaan dirinya dengan orang lain yang dianggapnya lebih baik. Hal ini berkaitan erat dengan rasa iri hati. Bila ingin menghilangkan keegoisan, dia perlu belajar untuk berhenti membuat perbandingan akan keadaan dirinya dengan orang lain. Cara merubah diri menjadi lebih baikyaitu dengan berusaha menerima keadaan diri sendiri dan kenyataan dalam hidup seseorang terlebih dulu.

5. Kembangkan Prasangka Baik Terhadap Orang Lain

Pikiran yang buruk mengenai orang lain akan selalu ada dalam benak seorang yang egois, dan karena itulah dia memutuskan untuk selalu mendahulukan dirinya daripada orang lain. Cara menjadi pribadi yang baik dan tidak egois adalah dengan mulai mencoba berpikiran baik tentang orang lain, dan kesampingkan semua prasangka buruk sebelum terbukti kebenarannya.

6. Lapang dada

Untuk menghilangkan sifat buruk, seseorang harus bisa membuka dirinya terhadap kritikan dari orang lain. Dia harus bisa bersikap lapang dada dan menerima berbagai saran serta nasihat yang penting bagi perbaikan dirinya. Sifat egois bisa menjadi salah satu penyebab pertengkaran dalam rumah tangga, karena itu penting bagi seseorang untuk mau bersikap terbuka dan memperbaiki diri.

Bersikap egois akan menimbulkan berbagai masalah baru dari lingkungan dan orang sekitar. Mereka akan merasa terganggu dan tidak nyaman dengan keegoisan itu bahkan merasa dirugikan. Dampaknya, orang egois akan dijauhi oleh lingkungannya dan tidak diajak bergaul.

Nah, apakah kita termasuk orang yang sering bersifat egois, atau justru tidak? Hal itu hanya diri kita sendirilah yang bisa menjawabnya. Bila kita sudah mengetahui bahwa sifat egois itu tidak baik bagi diri dan orang lain, maka janganlah kita mempertahankan sikap tersebut.(fp04)

Komentar

News Feed