oleh

Pemancing Tewas di Bendungan Titab-Ularan

Bali, faktapers.id – Mungkin sudah ajal bagi Ketut Berata, ingin melampiaskan hobby memancing, malah berujung merenggang nyawa.

Seorang warga bernama Ketut Berata (77) asal Banjar Dinas Puncak Sari, Desa Busungbiu, Kec Busungbiu, Buleleng ditemukan meninggal, Minggu (1/12), sekitar pukul 16.00 wita di Banjar Dinas Buana Kerti (tepatnya di Bendungan Titab-Ularan), Kecamatan Seririt,Kabupaten Buleleng,

Menurut saksi mata, Wayan Subaja, (54) yang beralamat Banjar Dinas Bantiran Kelod, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 wita, korban Ketut Berata, pamit dari rumahnya di Desa Pucaksari dengan tujuan ke Bendungan Titab sendirian untuk memacing. Sampai di Bendungan sekitar pukul 14.00 wita, korban mancing bersama Wayan Subaja dengan jarak sekitar 10 meter. Tak berselang lama, korban berdiri dan membuka sepatu sambil minta tolong kepada Wayan Subaja untuk menekan dadanya, karena merasa sesak nafas.

Wayan Subaja kemudian melakukan pertolongan dengan membaringkan korban ditanah dengan alaa baju serta jaket yang dikenakan korban, sayang Wayan Subaja tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan nyawa korban.

Melihat kondisi korban yang semakin parah, wayan Subaja kemudian meninggalkan korban dan berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar lokasi Bendungan Titab-Ularan.

Setelah warga berdatangan unruk membantu korban yaitu Ketut Berata sudah tidak bernyawa alias meninggal dunia.

Kapolsek Seririt Kompol Made Uder,A.Md, SH,M.Ag dikonfirmasi Faktapers pukul 17.30 wita atas peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya, seijin Kapolres Buleleng membenarkan.

”Benar, tadi sore kami terima laporan ada warga meninggal dunia secara mendadak di sekitar Bendungan Titab-Ularan saat melakukan aktifitas memancing, dari hasil pemeriksaan tim Medis Puskesmas Seririt tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban. Sesuai keterangan keluarga bahwa, korban mempunyai riwayat sakit sesak nafas dan keluarga korban menerima secara iklas kematian korban dan keluarga korban tidak menuntut perkara ini secara hukum,” jelas Kompol Made Uder.

Kapolsek Seririt Kompol Made Uder mengingatkan kepada warga sekitar maupun masyarakat yang hendak melakukan aktifitas memancing untuk tetap berati-hati, pasalnya musin penghujan akan segera tiba, untuk itu tetap melihat situasi di areal Bendungan. des/ans

Komentar

News Feed