oleh

Diduga Ketahuan Istri Selingkuh, Pria Ini Tewas Gantung Diri

Singaraja.Bali, Faktapers.id– Seorang pria berusia(44) asal Banjar Dinas Sinalud Desa Kayuputih, Sukasada/Buleleng, Kadek Suardika alias Cablang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon mangga dengan benang Nilon.

Peristiwa itu terjadi di Banjar Dinas Melanting, Desa Banyupoh, Gerokgak (8/2) korban nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran ketahuan memiliki hubungan dengan wanita lain oleh istrinya bernama Kadek Suartini.

Sontak membuat geger warga Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak. Pasalnya ini baru pertama kali terjadi di desa tersebut. Korban Kadek Suardika alias Cablang diketahui pertama gantung diri oleh warga desa bernama Ketut Minggu sekitar pukul 10.00 pagi.

Kala itu Ketut Minggu akan memberikan pakan di kandang sapi. Dia saksi (Ketut Minggu) malah terkejut melihat Cablang sudah dalam kondisi gantung diri dengan seutas tali nilon dibawah pohon waru di kandang sapi tepat sebelah timur rumah korban.

Ketut Minggu yang panik langsung meminta bantuan kepada Wayan Suratha tetangga korban Agar korban dapat diturunkan dari pohon waru. Sayangnya korban ketika diturunkan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Perbekel Desa Banyupoh I Ketut Bijaksana yang dikonfirmasi membenarkan warga yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tindakan yang pihaknya usai kejadian langsung membawa korban ke Puskesmas Gerokgak II dan melaporkan kepad pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan medis di Puskemas pada tubuh korban Kadek Suardika tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh. Namun terdapat bekas jeratan tali di sekeliling leher dan keluar cairan dari lubang anus.

“Tim medis katakan korban meninggal sudah 4 jam yang lalu,” ungkapnya.

Diakuinya sebelum kejadian tersebut korban memang sempat berpesan kepada keluarga (anak) untuk dibuatkan upacara pengabenan. Namun keluarga tak menyangka korban sampai nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Penyebab kematian korban setelah pihak terima dari Kelian Dusun Melanting dan keluarga korban. “Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena masalah biduk rumah tangga. Korban sempat cekcok dengan istrinya yang membuat istrinya kabur pulang ke rumah mudanya,” tutur Perbekel Banyupoh Ketut Bijaksana

Keduanya sempat dilakukan mediasi oleh kelian adat Melanting. Sayangnya buntu istri dari korban tetap menolak tidak mau pulang kembali ke rumah suaminya. Bahkan ngotot untuk minta cerai dengan korban.  

“Atas kejadian ini keluarga dari korban sudah ikhlas menerima kejadian tersebut dan tidak melanjutkan ke ranah hukum,”jelasnya.(des)

Komentar

News Feed