oleh

Diduga Ngambek Tak Kasih “Setoran”, Kader PDI-P Ngaku Dipecat Dan Polisikan Petinggi Partai

Jakarta, faktapers.id – Lantaran tidak menyetor uang ke petinggi partai. Seorang anggota DPRD terpilih Kabupaten Kampar, Riau, dari PDI Perjuangan Morlan Simanjuntak dipecat.

Atas perlakuan itu, Morlan melalui kuasa hukumnya yaitu Kamarudin Simanjutak melaporkan petinggi Partai PDI-P ke Bareskrim Mabes Polri.

Dijelaskan Kamarudin, kliennya mengklaim pemecatan bukanlah politik uang, melainkan terkait dengan permintaan uang oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Selain itu, ungkap Kamarudin, menurut Klaiennya, perkara ini, diduga bermula saat Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta sejumlah uang kepada kliennya melalui suruhan Hasto.

“Sama Hasto Kristiyanto melalui anak buahnya, yang salah satu ditangkap oleh KPK,” katanya.

Padahal ungkap Kamarudin, Morlan menyanggupinya, akan tetapi, permintaan itu akan dikasih oleh Kliennya setelah mendapatkan gaji sebagai anggota DPRD.

“Rupanya jawaban akan membayar setelah gajian itu tidak disuka oleh kesekjenan. Maka keluarlah surat pertama menunda pelantikannya dari Yasonna Laoly selaku Menteri dan juga selaku Ketua DPP Hukum dan HAM PDIP,” pungkasnya.

Terkait dengan laporan itu, belum ada pernyataan resmi dari Hasto terkait tuduhan itu.(uaa/hw)

Komentar

News Feed