Jakarta, faktapers.id – Penutupan sejumlah tempat publik seperti tempat hiburan wisata dan lainnya. Rupanya mendapat cibiran dari beberapa karyawan mal yang ada di Jakarta. Salah satunya diungkapkan Vani Amelia (25) karyawan yang bekerja sebagai pramusaji di restoran dumpling and noodle di sebuah mall.
Menurut dia, jika memang kebijakan gubernur sebagai upaya pencegahaan virus Corona harus menutup tempat destinasti wisata. Maka mall pun harus ditutup pula, mengingat mall juga sebagai interaksi antara penjual dan pembeli.
“Pak Gubernur juga harus tutup tempat pusat-pusat perbelanjaan. Berani tidak untuk tutup mall sama dengan yang lainnya. Karena itu juga tempat interaksi baik pengunjung maupun penjual dan pembeli,” ujar Vani saat ditemui, Minggu(15/3/2020).
Apalagi kata dia, restoran tempat dirinya bekerja, terkadang dikunjungi oleh beberapa negara asing.” Ya kadang ada pengunjung makan, dari bahasanya kita tidak ngerti. Bisa jadi orang Jepang, kadang ada yang bahasanya Mandarin,” ungkapnya.
Sebenarnya ujar Vani, wabah virus Corona memang membuat kekhawatiran baginya. mengingat ia tempat kerjanya harus berinteraksi dengan orang-orang.
“Sedikit was-was juga sih, takut kena Corona. Tapi namanya pekerjaan ya harus dijalankan, mau gimana lagi, kebutuhan,”pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginstruksikan tempat-tempat publik yang kerap dikunjungi harus ditutup sementara sampai dua Minggu kedepan.(hw)