oleh

Antisipasi Kelangkaan Sembako Jelang Perayaan Nyepi, Kapolsek Seririt Sidak Di Pasar

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Dalam rangka sambut hari raya Nyepi/2020 Unit IK dan Opsnal Polsek Seririt dipimpin langsung
Kapolsek Kompol I Made Uder,A.Md,SH,M.Ag memantau kenaikan maupun kebutuhan pokok masyarakat di pasar Seririt.

Mengantisipasi kenaikan dari kebutuhan pokok masyarakat, Kapolsek menggelar monitoring perkembangan harga dan ketersediaan sembako Kamis (19/3) pagi.

Dari hasil monitoring diperoleh informasi bahwa ketersediaan bahan pangan dan harga dapat digambarkan menurut kebutuhan yang bersumber dari hasil pertanian  sebagai berikut :
1. Beras premium : Rp 12.000,-/kilo ( tetap )
2. Beras medium  : Rp 10.000 -/kilo ( tetap )
3. Kedelai : Rp 8.000,-/kilo (tetap)
4. Cabai merah besar : Rp.
35.000,-/kilo (tetap)
5. Cabai merah kecil / rawit : Rp. 53.000-/kilo (tetap )
6. Bawang merah : Rp 28.000,-/ kilo ( tetap )
7. Bawang putih : Rp. 40.000,-/ kilo   ( tetap )
8. Jagung : Rp. 7.000,-/kilo (tetap)

Kebutuhan pokok yang bersumber dari hasil industri :
1. Gula pasir lokal : Rp. 16.000,-/kilo (tetap)
2. Tepung terigu biasa: Rp. 9.000,-/kilo (tetap)
3. Minyak goreng Bimoli : Rp. 15.000,-/liter (tetap)
4. Garam
– Garam lokal : Rp 5.000,-/kilo (tetap)
– Garam yodium 175 gram : Rp 1.500/bks (tetap)

Dan kebutuhan pangan yang bersumber dari hasil peternakan dan perikanan  dapat digambarkan sebagai berikut:                                 1. Daging sapi : Rp 100.000,-/kilo
( tetap )
2. Daging ayam potong boiler : Rp .40.000,-/kilo (tetap)
3. Telur ayam : Rp 42.000,-/Krat isi 30 butir ( tetap )
4. Ikan laut segar :  ikan Cekalang menumbuk : Rp. 70.000,-/kilo (tetap).
– Ikan Cekalang : Rp 60.000.- / kilo (tetap).
-Daging Babi Super Rp 50/kg
– Daging Babi Campuran Rp 40/kg.

Usai monitoring Kompol Uder kepada Faktapers.id mengatakan seijin Kapolres Buleleng,”Adanya info kenaikan harga dari kebutuhan pokok masyarakat menjelang Nyepi setelah kita monitoring harga tersebut masih relatif stabil, kalaupun ada peningkatan karena kendala musim penghujan jadi hasil panen masyarakat pedasaan sering mengalami kebusukan seperti cabai, dan kebutuhan lainya,”papar Kompol Made Uder.

Kapolsek juga menambahkan ,”untuk ketersediaan atau stok masih cukup tersedia serta distribusi pasokan dari luar Bali masih lancar dan sampai saat ini belum diketemukan adanya Komoditi yang mengalami kelangkaan akibat ulah sepikulan yang dapat menimbulkan gejolak dalam masyarakat dan dipastikan nihil ditemukan adanya kejahatan penimbunan baham pokok terutama pangan,”jelasnya.(des)

Komentar

News Feed