oleh

Baru Dilakukan Perbaikan, Ruas Jalan Nasional Wilayah I Banten Sudah Rusak Lagi

Banten, faktapers.id – Kondisi ruas jalan Nasional serang-cikande-rangkas bitung yang berada di wilayah Provinsi Banten. Saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, hal ini menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah pusat.

Hasil pantauan faktapers.id di lapangan Rabu (18/03/20) terlihat dengan jelas banyak di temukan lobang yang mengaga di sepanjang bahu jalan sehingga masyarakat pengguna ruas jalan tersebut menjadi jengkel dan geram. Apa bila lobang-lobang yang ada tidak segera di lakukan perbaikan di kwatirkan akan menelan korban jiwa.

Sementara anggaran sudah tersedia dari APBN Tahun 2020 yang dikucurkan melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat paket Preservasi jalan Serang- Cikande-Rangkas Bitung, dengan nilai Rp. 35.076.513.600-. Selaku kontraktor PT Mutiara Indah Purnama.

Yang membuat miris adalah masih baru di lakukan perbaikan dengan cara tambal sulam, ternyata tidak mampu bertahan lama, belum genap hitungan bulan sudah rusak kembali.

Terdapat beberapa titik jalan yang rusak tepat di posisi jalan yang sebelumnya dilakukan tambal sulam, mulai dari tugu batas kota Serang, gerbang perumahan puri anggrek dan di daerah klodran sampai Perumahan Persada Banten serta di depan Rumah Sakit Hermina ciruas.

Kondisinya saat ini sudah rusak kembali, malah kerusakan terlihat semakin parah di samping jalan berlubang dan bergelombang di tambah gundukan aspal sehingga sangat mengganggu pengguna jalan.

“Ini kerjanya asal-asalan saja, masak belum genap hitungan bulan diperbaiki saat ini sudah rusak lagi. Ini namanya buang-buang uang saja kalau seperti ini,” kata wuluyo warga Perumahan Persada Banten, Rabu (18/03/20).

Waluyo berharap pihak yang terkait supaya benar-benar memperhatikan kualitas bahan dan pekerjaan di lapangan. Sehingga pekerjaan perbaikan jalan bisa bertahan lama.

Riduan salah satu pengawas tehnik Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Banten saat di hubungi melalui telepon genggamnya tidak merespon panggilan masuk dari wartawan. (RM)

Komentar

News Feed