oleh

Komunitas Pecinta Budaya Gelar Tolak Balak, Berharap Bangsa Ini Terhindar dari Virus Corona

-Daerah, Jawa-2.364 views

Klaten, faktapers.id – Berawal dari rasa keprihatinan dan sebagai wujud peduli serta rasa tanggung jawab terhadap kondisi bangsa dengan merebaknya wabah virus corona, Sanggar Seni Bandung Bondowoso bersama Lokananta Insitute menggelar upacara tolak balak.

Salah satu aksi budaya tolak balak ini sebagai eksistensi bahwa kelompok pecinta budaya ini, khususnya yang berlatar belakang budaya Jawa tidak hanya bisa hura-hura atau bersenang-senang disaat negara dalam keadaan darurat.

“Bangsa kita baru prihatin karena dengan adanya “Pagebluk” virus corona maka dari itu sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab kami terhadap kondisi ini, kami melakukan upacara tolak balak (buang sial). Acara ini murni atas prakarsa kami,” kata Pimpinan Sanggar Seni Bandung Bondowoso, Marsono Purwoatmojo, Kamis (19/3/20).

Upacara tolak balak tersebut dilakukan dengan jalan kaki dari gapura perbatasan wilayah Kraton Kasunanan Surakarta dengan Kraton Kasultanan Yogyakarta di depan Candi Prambanan sampai dengan Kali Opak yang ada di sebelah barat Candi Prambanan berjarak kurang lebih 500 meter.

Dalam upacara tersebut, para peserta semuanya mengenakan pakaian tradisional Jawa dengan membawa baki yang berisi kembang setaman dan rupa-rupa sesaji lainnya. Dalam perjalanan para peserta upacara melantunkan tembang tradisional Jawa yaitu Kidung Mocopat.

Di tengah melantunkan Kidung Mocopat tersebut para peserta terlihat khitmad dan larut dalam suasana keprihatinan atas kondisi bangsa saat ini.

Upacara tolak balak ini sebagai makna kepasrahan masyarakat Jawa kepada Hyang Widi (Tuhan Yang Maha Esa) dan mempunyai harapan terkabulnya permohonan umatnya agar bangsa ini diberi kekuatan untuk bangkit dan jauh dari musibah. (Madi)

Komentar

News Feed