Rupiah Anjlok, Masyarakat Dihimbau tak Menjual Dollar

×

Rupiah Anjlok, Masyarakat Dihimbau tak Menjual Dollar

Sebarkan artikel ini

Jakarta, faktapers.id – Penyebaran wabah virus corona (covid-19 ) berdmpak pada anjloknya nilai tukar rupiah hingga Rp 20 ribu per dollar Amerika Serikat (AS). Terkait hal ini, begini respon Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

“Perlunya antisipasi dari potensi anjloknya nilai tukar rupiah, mendorong pemerintah tetap melakukan proyeksi kurs rupiah sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak terburuk dari tekanan kurs dolar AS terhadap rupiah dan juga adanya pandemi virus corona,” sebut politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu.

Lanjut Bamsoet, mendorong Bank Indonesia (BI) untuk melaksanakan strategi yang telah ditentukan dari hasil proyeksi tersebut, sehingga dapat menjaga kestabilan moneter dan mencegah nilai rupiah semakin anjlok.

“Mengimbau masyarakat agar tidak menjual dolar yang dapat berakibat semakin melemahkan nilai tukar rupiah, serta mendorong masyarakat untuk bersikap tidak panik dalam situasi saat ini. Mengimbau masyarakat tidak menarik uangnya yang berada di bank secara besar-besaran (rush money) yang dapat berpotensi menyebabkan bank kolaps,” ujarnya.

Tak hanya itu Bamsoet juga menegaskan dirinya mendukung dan mendorong langkah Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona dan kecepatan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 dapat dilakukan secara maksimal,.

“Mengingat alokasi belanja dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp 405,1 triliun yaitu untuk menangani wabah virus corona (covid-19), sehingga hal tersebut dapat menjadi salah satu kunci agar nilai tukar rupiah kembali menguat,” tambahnya. (OSS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *