Headline

Kejari Buleleng Bakal “Plototi” Penggunaan Anggaran Pemdes Yang Dialihkan ke Covid-19

×

Kejari Buleleng Bakal “Plototi” Penggunaan Anggaran Pemdes Yang Dialihkan ke Covid-19

Sebarkan artikel ini

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Sesuai SE (Surat Edaran) Mendes PDTT No. 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. Anggaran dana desa memang diperbolehkan untuk direfocusing atau direlokasi untuk mempercepat penanggulangan Covid-19 akan tetapi diharapkan tepat pada sasaran.

Demikian disampaikan oleh Humas Kejari Buleleng, Anak Agung Jayalantara setelah melakukan teleconference dengan 56 perbekel se-kabupaten Buleleng Jumat (17/4).

Agung Jayalantara menjelaskan sebelum dana desa tersebut akan digelontorkan untuk penanggulangan bencana Covid-19, setiap desa mesti harus membentuk satgas gotong royong.Tim satgas Covid-19 tersebut yang melakukan survey siapa saja orang yang berhak menerima bantuan tersebut. Baru dirapatkan dalam paruman di desa melalui Musdes kemudian diverifikasi oleh Badan Perwakilan Desa (BPD) bersama kepala desa setempat selaku ujung tombak penanggung jawab anggaran.

Dikonfirmasi awak media setelah melakukan teleconference Agung Jayalantara mengungkapkan, “Kepala desa kendati saat kondisi darurat penanganan Covid-19, jangan dianggap remeh anggaran dana desa tetap harus dipertanggung jawabkan,” tegas Agung.

Mengenai besaran dana desa yang akan dikucurkan untuk penanganan Covid-19 oleh desa. Mesti harus disesuaikan dengan anggaran dana yang diterima dari pemerintah pusat.

Dengan anggaran dana desa sebesar Rp 800 juta ke bawah itu dapat menggunakan dana desa sebesar 25%. Kemudian dana desanya dengan nilai Rp 800/Rp 1,2 miliar sebesar 30%. Diatas Rp 1,2 miliar itu dana digunakan sebesar 35%.

“Karena sudah ditentukan besaran penggunaan dana desa. secepatnya desa harus melakukan perubahan anggaran dan segera mungkin berkoordinasi dengan dinas PMD Buleleng,” jelasnya.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *