Headline

Gelontorkan Dana Desa Untuk C-19, Kades Putu Madia Bagikan 35 Ton Beras Untuk Warganya

×

Gelontorkan Dana Desa Untuk C-19, Kades Putu Madia Bagikan 35 Ton Beras Untuk Warganya

Sebarkan artikel ini

Singaraja. Bali. Faktapers.id – Demi masyarakat yang terdampak akibat bencana Pandemi Covid-19 (corona) yang membuat ekonomi lesu dibeberapa wilayah sehingga masyarakat harus berjuang keras mencari biaya hidup, bahkan para peruhaan harus merumahkan mereka.

Virus yang kini semakin mengkhawatirkan kesehatan masyarakat, pemerintah harus memberikan himbauan dengan memberlakukan Sosial Distancing dan Phycial Distancing. Mengacu dengna SE (Surat Edaran) Mendes PDTT No. 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

Anggaran dana desa memang diperbolehkan untuk direfocusing atau direlokasi untuk mempercepat penanggulangan Covid-19 akan tetapi diharapkan tepat pada sasaran.

Kades Tukad Mungga Kecamatan Buleleng/Bali  Putu Madia setelah sebelumnya telah menggelar Musdes bersama  BPD membahas anggaran yang akan digunakan dalam penanggulangan Covid-19, sehingga tercetus mengacu dengan kebijakan Dana Desa  diperbolehkan, bahkan hal tersebut telah dilaporkan ke Dinas PMD, Camat Buleleng.

Kades/Perbekel Desa Tukad Mungga bersama staf desa dengan kesimpulan demi masyarakat yang terdampak, pihaknya mengucurkan dana tersebut kemasyarakat dengan menyiapkan 35 ton beras selama 5 bulan kedepan terhadap warganya sendiri.

Saat pembagian 7 ton beras dengan jumlah 700 KK dan per KK mendapatkan 10 kg beras,masker, sanitizer, dirumah men Sasih(60) pada Minggu (19/4) pukul 08.00 wita di Banjar Dinas Dharma Semadi, didampingi Kelian Desa Adat Dharma Jati bersama Satgas Gotong Royong ,Putu Wicana. Kades Tukad Mungga Putu Madia memaparkan penggelontoran dana desa tersebut untuk masyarakatnya,”Penggunaan dana desa kami sudah melalui Musdes dan telah kita laporkan berita acara ke Dinas PMD serta Camat Buleleng,”ujar Putu Madia.

Menurut Putu Madia, dalam situasi Pandemi virus Covid melanda banyak sekali warga terkena dampak dan banyak yang rawan miskin karena banyak yang terkena PHK, usaha macet, maka dari itulah Pemdes Tukad Mungga punya inisiatif untuk memberikan stimulus kepada warga yang terdampak sesuai kreteria yang tidak dapat adalah TNI, Polri, PNS, Pensiunan, Penerima PKH dan masyarakat yang ekonominya menengah keatas.

“Kalau di luar itu kami sudah pasti akan berikan dan kmi menggunakan dana desa untuk membantu masyarakat menengah kebawah seperti yang kurang mampu dan terdampak covid,”papar Kades Putu Madia.

Pembagian beras 10 kg untuk satu KK akan dilakukan secara berjenjang.

“Kita mulai dari Banjar Dharma Semadi (Kubu) trus Dharma Yadnya seandainya sudah lelah, kami akan lanjutkan Senin ini ke Banjar lain, bagi warga yang belum mendapatkan akan kami gunakan sistem pendistribusian dengan cara di bawakan kerumah-rumah oleh relawan penangulangan covid-19 dan satgas gotong royong,”kata Putu Madia.

Selaku pejabat tingkat Desa, Putu Madia tetap mengingatkan masyarakatnya agar senantiasa sehat sehingga terbebas dari virus bandel ini.

“Himbahuan kami tetap masyarakat Stay di rumah,phbs,ingat pakai masker jika bepergian, selalu jalankan sosial distancing,”jelas Putu Madia.

Putu Madia berharap kepada masyarakat Desa Tukad Mungga, mengingat warganya yang baru datang dari bekerja keluar negeri atau PMI sedang di Karantina oleh Pemkab Buleleng di 3 hotel. Warga diharapkan nantinya 3 PMI tersebut selesai Karantina dan kembali kedesa untuk bisa diterima dengan baik sehingga tidak ada bahasa pengucilan yang di terima oleh penyumbang Devisa Negara itu.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *