oleh

AKBP Dr. Gede Suyasa Semprotkan Temuan Herbal Prof Sukardi di Komplek Polri Jatirangga

Bekasi, Faktapers.id – Setelah melakukan kegiatan tali kasih di tempat kelahirannya desa Kubutambahan Kabupaten Buleleng/Bali dua hari lalu. AKBP Dr. Gede Suyasa kembali melakukan kegiatan bakti sosial dengan melakukan penyemprotan ramuan herbal anti Corona (Covid-19) di lingkungan tempat tinggalnya di RW 016 Komplek Polri Jatirangga Kecamatan Jatisamurna, Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya ramuan herbal anti Corona tersebut merupakan temuan dari profesor Sukardi yang kemudian di semprotkan AKBP Dr. Gede Suyasa bersama Ketua RW 16 Bripka Gembong, dan Laksamana TNI-AL Dr. Suradi serta warga Sabtu 25 April 2020 sekitar pukul 13.00 wib

AKBP Dr.Gede Suyasa yang sebelumnya menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut kepada warga sekitar, Semenjak diumumkannya adanya warga Indonesia terinfeksi covid-19 tanggal 2 Maret 2020 oleh Presiden RI pemerintah dan elemen masyarakat. Sehingga mulai meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran virus.

“Mulai dari menjaga kebersihan diri, menjaga jarak dan kebersihan lingkungan. Salah satu kebijakan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah dengan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan secara keseluruh di penjuru tanah air dan mengharuskan setiap kantor untuk membuat bilik disinfektan atau Sterilisasi,”ujar AKBP Gede Suyasa kepada Tim Fakta.

Akan tetapi kebijakan tersebut tidak berlangsung lama karena kembali ada larangan dari pemerintah terhadap penggunaan disinfektan yang disemprotkan langsung pada tubuh seseorang, hal tersebut dilakukan karena adanya peringatan dari WHO terhadap bahaya dari penggunaan cairan itu.

Melalui akun resmi Twiter @WHO Indonesia, WHO menyampaikan bahwa menyemprot tubuh dengan alkohol atau klorin pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh. Bahkan, menyemprot bahan- bahan kimia dapat mbahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, seperti mulut atau mata. Alkohol dan klorin dapat berguna sebagai disinfektan pada permukaan tertentu, namun harus digunakan sesuai petunjuk penggunaannya atau SOP.

Dikonfirmasi media Fakta, AKBP Gede Suyasa mengatakan, dengan kondisi tersebut tidak menyurutkan niatnya dalam membantu masyarakat guna pencegahan dari penyebaran covid -19 dengan melakukan penyemprotan pada lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Atas bantuan seorang perwira tinggi angkatan laut TNI-AL yang merupakan teman dekat Profesor Sukardi dan juga teman sekolah saya dalam Program Doktoral Ilmu Pemerintahan di IPDN Bapak Laksma TNI Dr. Suradi.

“Kegiatan penyemprotan di lingkungan Komplek Polri Jati Rangga hari ini dengan menggunakan ramuan herbal yang ditemukan oleh Profesor Sukardi seorang ahli mikro biologi Dunia,”papar Gede Suyasa.

Sementara Dr. Suradi menyampaikan ucapan terimakasi kepada Dr. Gede Suyasa sebagai inisiator dalam kegiatan penyemprotan di lingkungan Komplek Polri Jatirangga sebagai wujud kepeduliannya terhadap penyebaran Covid 19.

Cairan Herbal yang digunakan dalam kegiatan penyemprotan tersebut merupakan temuan Profesor Sukardi dan ramuan herbal tersebut sudah didaftarakan ke Balai POM RI serta sudah mendapatkan Surat Ijin edar Nomor POM TR203636031 tanggal 14 April 2020.

Suradi juga menambahkan, bahwa kandungan probiotik dalam formula tersebut merupakan Generasi ke-8 dari pengembangan formula sebelumnya dan kusus dibuat untuk melawan Covid 19. Ramuan tersebut selain mampu memberikan kesembuhan terhadap orang yang sudah terinfeksi Covid 19 juga digunakan untuk pencegahan dengan cara diminum dan disemprotkan ke udara untuk membunuh Covid 19 yang ada diudara atau dilingkungan sekitarnya.

Laksamana Dr. Suradi mengharapkan penggunanan ramuan tersebut bisa digunakan secara masif di seluruh NKRI guna memutus penyebaran Covid 19 sehingga dibutuhkan campur tangan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Atas kegiatan Bhakti Sosial tersebut Ketua RW,16 Bripka Polisi Gembong juga memaparkan, penyemprotan ramuan herbal yang ditemukan Profesor Sukardi di lingkungan kami,

“Saya mewakili warga mengucapkan banyak terimakasi kepada warga kami bapak AKBP Dr. Gede Suyasa yang telah membantu kegiatan tersebut dan kepada Bapak Laksamana TNI Suradi yang telah memberikan arahan terkait bahaya Covid 19 dan bantuan obat herbal yang bisa membunuh Covid 19 lewat udara, mudah-mudahan amal bhakti dari senior dan komandan saya tersebut diberikan berkah pada bulan suci ramadan dari Tuhan Yang Maha Esa,”ujarnya.(des)

Komentar

News Feed