oleh

Dilanda Virus C-19, LPD Desa Patas Berikan Keringanan Bunga Untuk Para Nasabah

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Ditengah lesunya perekonomi akibat pandemi Virus C-19 membuat seluruh pelaku usaha gulung tikar, namun LPD Desa Adat Patas Kecamatan Gerokgak memberikan keringan kredit bagi para nasabahnya.

Warga Desa Patas Kecamatan Gerokgak/Buleleng sedikit bernafas lega pasalnya,pasalnya LPD setempat mengeluarkan kebijakan relaksasi kredit bagi para nasabahnya seperti pembayaran bunga pinjaman disertai penurunan suku bunga pinjaman menjadi 1,5% dikali sisa pinjaman.

Pemberlakukan kebijakan akibat Virus pandemi C-19, Kepala LPD Desa Adat Patas Nyoman Tangguh Merta dikonfirmasi Faktpers.id Minggu (5/4) tak menampik pihaknya saat ini sudah mengeluarkan kebijakan relaksasi kredit. Tangguh mengaku laju usaha di desa yang sebagian pelaku usaha dari nasabah LPD bergerak dalam unit usaha mikro sudah tak berjalan normal sebagai biasa.

“Unit-unit usaha kecil masyarakat sudah lesu, banyak masyarakat yang mulai menahan dan berhemat keuangan mereka. Sehingga transaksi perdagangan di desa saat ini begitu lemah,” ujar Nyoman Tangguh.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, kebijakan relaksasi kredit diambil atas keputusan paruman rapat manggala desa Payas beberapa waktu lalu dengan mempertimbangkan keadaan ekonomi masyarakat saat ini.

“Selain itu dasar pertimbangan lainnya dari surat imbauan Badan Kerjasama Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi dan Kabupaten. Agar LPD diminta menyikapi secara serius masalah perekonomian khusus di desa,”paparnya.

Ada beberapa kebijakan yang diambil. Di antaranya bagi nasabah LPD mulai dari pembayaran bunga pinjaman saja.Selain itu khusus bagi peminjam (debitur) krama Desa Adat Patas diberikan kebijakan pembayaran bunga pinjaman disertai penurunan suku bunga pinjaman menjadi 1,5 persen dikali sisa pinjaman.

Kebijakan lainnya yakni tidak dikenakan denda atas keterlambatan angsuran kredit. Kemudian kebijakan penundaan pembayaran kewajiban angsuran melalui mekanisme restrukturisasi kredit.

Tangguh menambahkan para nasabah yang melakukan penarikan tabungan ke LPD tetap diberikan kesempatan bahkan tidak dibatasi jumlah nominal uang yang akan ditarik,

“Kebijakan relaksasi kredit ini sudah mulai kami berlakukan sejak 2 April lalu selama 4 bulan kedepan, Kami tidak membuat kebijakan selain pemberian relaksasi kredit.Artinya kebijakan lainnya yang telah berlaku tetap berjalan seperti biasa seperti sebelum adanya dampak virus Covid 19. Untuk penarikan berjalan seperti biasa tetap bisa kami atasi, dan tidak ada pembatasan jumlah nominal yang ditarik,”jelasnya.

Sisi lain masyarakat Desa Patas bernama Ni Luh Serioni Dewi selaku pengepul Udang dari tambak sekitar Kecamatan Gerokgak sangat mengapresiasi kebijakan yang diberlakukan oleh LPD Patas untuk para nasabahnya yang sedang dilanda virus Corona.

”Dari pihak LPD sangat berani mengeluarkan kebijakan itu ditengah masyarakat dilanda virus ini artinya kepedulianya sangat luar biasa, kami sangat apresiasi apalagi pendapatan masyarakat sekarang ini semakin berkurang untuk makan saja mereka susah apalagi untuk bayar hutang. Semoga LPD lain bisa mengikuti ”ujar Luh Dewi.(des)

Komentar

News Feed