oleh

Ditengah Wabah Corona, Jalan Utama Desa Panji Anom Ambles

Singaraja.Bali.Faktapers.id-Hujan deras mengguyur Buleleng Kamis (17/4) sekitar pukul 16.00 wita yang disertai angin kencang mengakibatkan terjadinya jalan amblas di Desa Panji Anom kecamatan Sukasada/Buleleng.

Penyebab terjadinya amblas senderan di Dusun Lebah Siung menuju Banjar Pancoran tersebut dengan panjang kurang lebih 40 meter dan mengikis setengah badan jalan diakibatkan oleh tidak kuatnya menahan aliran air subak yang begitu besar menyebrangi jalan desa Panji Anom. Warga pun yang hendak melintas dengan mobil harus berputar arah mencari jalur alternatif.

Kades Panji Anom, Made Gina dikonfirmasi Faktapers Selasa (21/4) usai mendapingi Kabag Ops Polres Buleleng memberikan bantuan kepada masyarakatnya memaparkan, penyebannya saluran irigasi subak meluap. Sehingga drainasi tidak mampu menampung dan air menyebrang jalan.

“Kemudian terjadi longsor pada senderan dan mengikis setengah badan jalan. Untuk kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melewati hanya bisa roda dua,”papar Made Gina.

Dengan kejadian tersebut pihaknya akan mengumpulkan anggota subak untuk membuang sisa air yang melebihi sawahnya kesaluran yang mestinya dialiri air.

”Nanti para kerama subak akan kita kumpulkan atau memperbaiki salurannya. Sehingga air tidak meluber ke jalan atau pembuangnya di batasidan tidak lagi menimbulkan kerawanan longsor,”ujarnya.

Peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Dinas PU Buleleng dan sudah melakukan peninjauan saat itu juga.

“ PU sudah turun mudah- mudahan penanganannya cepat karena sangat emergensi dan sangat dibutuhkan jalan ini oleh masyarakat kami karena merupakan jalan utama,” terang Made Gina.

Sementara hasil pengecekan yang telah di lakukan PU Buleleng telah di ketahui oleh Kades Made Gina dengan jumlah anggaran yang akan dikeluarkan pemkab Buleleng sebesar 200 juta, kendati hal tersebut anggaran dipangkas untuk penanggulangan Covid-19, namun tetap akan diprioritaskan mengingat jalan tersebut cukup membahayakan.

“Dari info dianggarakan oleh PU sekitar 200 juta, tapi dengan adanya covid ini kami bisa maklumi karena pemerintah sangat eweh pakewuh, akan tetapi mudah-mudahan dengan prioritas segera bisa ditangani,”harap Kades Made Gina.(des)

Komentar

News Feed