oleh

DPRD Golkar Buleleng Putu Gede Gemakan Berbagi, 5 APD Diserahkan ke Puskesmas Banjar 1

Singaraja.Bali.Faktapers.id – Genap sudah misi kemanusian pengurus Partai Golkar Buleleng dengan janji menyalurkan 20 APD kepada 4 Puskesmas di Buleleng.

Penyerahan terakhir 5 APD di  Puskesmas 1 Banjar Rabu (15/4) pukul 10.10 wita dihadiri langsung oleh wakil-wakil rakyat seperti Putu Gede mantan Kades Sidatapa,Ketua Fraksi Golkar Nyoman Wandira Adi, wakil Ketua I DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara,serta pengurus DPD Golkar Buleleng.

5 APD yang diserahkan diterima langsung Kepala Puskesmas 1 Banjar dr. Ni Ketut Wenny Christiyanti bersama tim medis lainya. Dikonfirmasi Faktapers Wenny mengatakan,”Untuk pengadaan APD memang sangat ngos-ngosan mendapatka, ibaratkan berperang jangankan senjata prisay pun tidak kita bawa. Kami berterimakasih kepada wakil rakyat sudah membantu,semoga Pandemi ini cepat berakhir,”papar Wenny.

dr. Wenny juga mengeluhkan terkait OPD terkadang sangat membandel dan tidak mau stay dirumahnya sendiri.

Sementara anggota DPRD Buleleng yang duduk di komisi II , Putu Gede yang sebelumnya menjabat Kades Sidatapa Kecamatan Banjar yang lolos mereput kursi di dapil Banjar -Busungbiu mendengar Puskesmas 1 Banjar tim medisnya masih kekurangan APD dalam menangani pasien virus Corona mengatakan, “Kami akan semaksimal mungkin memperjuangkan kepentingan tim medis yang selaku garda terdepan menangani virus ini. Sementara  kami tampung dulu keluhan itu dan segara kami bicarakan dengan fraksi Golkar,”papar Putu Gede.

Sisi lain ketua DPD Golkar Buleleng, IGK Kresna Budi dikonfirmasi dengan masih banyaknya Puskesmas yang belum tersentuh memaparkan akan berusaha memberikan yang menjadi kebutuhan tim medis. Apalagi sekarang ini sedang berupaya keras menangani PMI yang kembali kekampung halamannya untuk di Karantina.

“Nah kami juga berharap kepada para pihak, masyarakat jangalah mengucilkan para PMI ini karena mereka merupakan penyumbang devisa negara, makanya kami usulkan kepada pemerintah Buleleng untuk mengisolasi mereka di hotel-hotel sehingga kebosanan mereka saat diisolasi timbul kenyamanan pada diri PMI tersebut,”jelas Kresna Budi.(des)

Komentar

News Feed