oleh

Galang Donasi Lawan Covid-19, Pelajar SLTA Sumbang Puluhan APD dan Sembako

Jakarta,  faktapers.id – Aliansi OSIS SLTA Jakarta Utara (ASTARA) mendonasikan puluhan alat pelindung diri (APD) dan paket sembako kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Donasi itu langsung didistribusikan kepada petugas medis dan masyarakat terdampak Coronavirus Disease (Covid-19) di Jakarta Utara.

Ketua Umum ASTARA Nur Kholis mengatakan, terdapat sembilan sekolah yang terlibat dalam penggalangan donasi yang digelar selama 12 hari sejak Sabtu (4/4/2020) lalu. Hasil donasi terkumpul uang senilai Rp 11.339.000,- yang dikonversikan menjadi 50 buah APD, 50 buah mika pelindung wajah, dan 15 boks sarung tangan medis. Termasuk 60 paket sembako yang berisi minyak sayur, tepung terigu, teh celup, dan mie instan.

Sembilan sekolah yang turut serta dalam penggalangan donasi yakni SMA Negeri 18 Jakarta, SMA Negeri 80 Jakarta, SMA Negeri 52 Jakarta, SMA Negeri 41 Jakarta, dan SMA FONS VITAE 2, SMK Negeri 4 Jakarta, SMK Negeri 49 Jakarta, SMK Negeri 114 Jakarta, Madrasah Aliyah Negeri 5 Jakarta.

“Tujuan pengalangan donasi kami ini kami membuktikan bahwa pelajar Jakarta Utara mampu melawan Covid-19. Memberikan dukungan kepada petugas medis sebagai banteng dan masyarakat yang terdampak,” kata Nur Kholis, saat ditemui di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (20/4/2002).

Dalam kesempatan ini, ASTARA juga mengajak seluruh pelajar menaati segala anjuran pemerintah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran Covoid-19. Mengikuti anjuran guru untuk belajar dari rumah, tidak berpergian ke luar rumah, mengenakan masker jika mendesak harus keluar rumah.

“Untuk pelajar Jakarta utara mohon ikuti aturan pemerintah soal PSBB. Pakai masker, tetap di rumah dan ikuti pelajaran dari guru. Keluar rumah pakai masker,” jelasnya.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengapresiasi inisiatif ASTARA dalam penggalangan donasi melawan Covid-19 ini. Keberadaannya untuk tetap belajar dari rumah dalam mencegah penyebaran virus corona ternyata menimbulkan empati terhadap tenaga medis dan masyarakat terdampak.

Penggalangan donasi ini pun dipastikan sudah mengantongi izin dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 dan 2 Jakarta Utara, serta masing-masing kepala sekolah.

“Bukan dilihat dari jumlah donasinya tapi itikad baik dan tekad untuk sama-sama peduli terhadap petugas medis dan masyarakat yang membutuhkan, yang terdampak Covid-19,” tutupnya. (Tajuli)

Komentar

News Feed