oleh

Imbas PSBB Omset Pun Menurun Hingga 60%, RM Padang Salero Cipayung Pasarkan Rendang Secara Online

Jakarta, Faktapers.id – Semenjak diberlakukannya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, berimbas pada semua sektor. Seperti halnya pada usaha kuliner,  terlihat sepi tidak seperti biasanya.

Begitupun dengan Usaha Warung Nasi Padang “RM Padang Salero” yang berlokasi  di Jl. Pelatnas PBSI  Block A1 No. 1 Cipayung Jakarta Timur,  ikut terdampak akibat Pandemi Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19), hingga 60 persen.

Sebelum wabah pandemi corona dan PSBB, RM Padang Salero sudah berdiri sejak tahun 2000, karena lokasi Rumah Makan yang berdekatan dengan Pusat Pelatihan Nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), kebanyakan pembeli dari kalangan Atlit.

Adapun menu andalan  RM Padang Salero adalah Rendangnya, yang membuata pevcinta rendang akan ketagihan bila telah mencicipinya. “Sampai jadi tongkrongan favorit para atlit Legenda Seperti, Verawati Fajrin, Taufik Hidayat, Sony Dwikoncoro, Jeffer Rosobin, Sigit Budiarto, Markis Kido dan masih banyak yang lainnya,” ungkap Uda Ade (46),  Pemilik RM Padang Salero, Rabu (22/4/2020).

Akan tetapi di tahun 2020 ini dengan adanya Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19) dan di berlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) RM Padang Salero terlihat sepi dari pengunjung/pembeli, Sehingga  otomatis omset ikut menurun drastis hingga 60% dari biasanya.

Meski begitu, Uda Ade tidak kehabisan akal untuk menjaga agar tetap bertahan usaha rumah makannya. Bapak beranak satu ini pun menjual Rendang secara online, melayani Jabodetabek bahkan ke Seluruh Indonesia.

Terlebih di bulan ramadhan 1441H ini RM Padang Salero akan tutup total selama 30 hari atau selama bulan suci ramadhan tahun 2020, karena ingin fokus beribadah. Akan tetapi tetap melayani penjualan dengan cara online.  “Untuk pemesanan Rendang Online Via WhatsApp di nomor (081218912878) atas nama Yani (Nana Kitchen Salero).,” kata Uda Ade

“Harapan saya semoga Pandemi Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19) ini cepat berakhir khususnya di Indonesia, dan umumnya diseluruh dunia. Agar kita semua masyrakat Indonesia dan dunia bisa beraktivitas lagi seperti biasa,” pungkasnya. Fahmy

Komentar

News Feed